PSSI Tak Menyesal Tunjuk Bima Sakti Jadi Pelatih Timnas Indonesia

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 26 Nov 2018, 17:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, menyapa suporter usai melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 menimbulkan kekecewaan yang luar biasa dari kalangan suporter. Meski begitu, PSSI tak menyesal telah menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih Hansamu Yama dkk.

Advertisement

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa, menyebut pihaknya ketika itu terpaksa mengambil keputusan ekstrem terkait sosok pelatih baru Timnas Indonesia. Penyebabnya karena hanya Bima Sakti yang dianggap memiliki kemampuan untuk menukangi Skuat Merah-Putih.

Pertimbangannya, Bima Sakti orang yang sudah dalam 18 bulan terakhir mendampingi Luis Milla sebagai asisten. Hal itulah yang membuat sosok pelatih kelahiran Balikpapan itu dianggap lebih mengerti tim ketimbang sosok baru yang nantinya malah jadi sebuah perjudian.

"(Lebih tepatnya) bukan kata penyesalan. Saat itu mungkin kami tahu ketika Milla tidak bisa (lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia). Lalu kami melihat (sosok) asistennya karena waktu persiapan hanya sebentar saja kan. Waktu itu yang paling sangat mungkin asistennya Luis Milla, ya tentu yang warga negara Indonesia, yakni Bima Sakti," kata Gusti Randa kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Selain karena pengetahuan soal skuat, PSSI juga berkeinginan agar skuat yang sudah dibentuk Luis Milla tidak diubah-ubah lagi. Pertimbangan itu diprediksi bakal muncul jika PSSI menunjuk sosok lain yang bukan dari tim kepelatihan Luis Milla.

"Jadi dia dipilih karena itu. Kami tak mau mengubah apa yang telah diajarkan Luis Milla. Sosok Bima-lah yang punya kedekatan personal karena menemani Luis Milla hampir dua tahun. Kalau kami ambil pelatih lain, bisa jadi pemainnya bisa diubah hampir 99 persen. Kami ingin benang merahnya tetap ada," ujar Gusti Randa.

Meski demikian, pada akhirnya PSSI tetap kalah dalam perjudian dengan menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia gagal total dan tak mampu lolos ke semifinal karena hanya menghuni peringkat keempat klasemen akhir Grup B dengan mengoleksi empat poin hasil sekali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah.

Sajian liputan eksklusif Timnas Indonesia di Piala AFF  2018 bisa pembaca nikmati dengan mengklik tautan ini

Berita Terkait