Penyerang Timnas Filipina Frustrasi Kalah dari Vietnam

oleh Aning Jati diperbarui 03 Des 2018, 18:05 WIB
Striker Timnas Filipina, Patrick Reichelt, merayakan gol ke gawang Vietnam bersama Philip Younghusband di Stadion Panaad, Bacolod City, pada leg pertama semifinal Piala AFF 2018 (2/12/2018). (Bola.com/Dok. AFF Suzuki Cup)

Bola.com, Bacolod City - Timnas Filipina gagal menang saat bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama semifinal Piala AFF 2018, Minggu (2/12/2018). Bermain di Stadion Panaad, Bacolod City, alih-alih menang, Filipina justru takluk 1-2 dari tim tamu, Vietnam.

Advertisement

Timnas Filipina bahkan kebobolan dulu, saat pertandingan baru berjalan 12 menit, lewat gol Nguyen Anh Duc. Jelang bubaran babak pertama, tuan rumah baru bisa menyamakan skor jadi 1-1 lewat tembakan voli Patrick Reichelt, menit ke-47.

Namun, skor itu tak bertahan lama. Seusai turun minum, tepatnya menit ke-48, Vietnam kembali unggul 2-1, melalui gol Phan Van Duc yang berhasil menaklukkan kiper Michael Falkesgaard.

Sepanjang babak kedua, the Azkals berusaha mendapatkan gol kemenangan atau setidaknya gol penyama skor. Namun, upaya itu tak berbuah.

Patrick Reichelt, pencetak gol tunggal Filipina saat melawan Vietnam, mengungkapkan kekecewaannya. Hal itu bertolak belakang dengan kepuasaan yang diungkap sang pelatih, Sven-Goran Eriksson, seusai pertandingan.

Reichelt merasa skuat the Azkals tak bermain dengan sikap cukup baik saat kalah dari Vietnam. 

"Saya pikir kami memang main baik, tapi sangat tak beruntung. Vietnam terlalu mudah mencetak gol. Tapi, kami masih memiliki 90 menit, jadi kami harus tetap mencoba," kata striker 30 tahun itu.

Pemain Ceres-Negros itu terlihat kesal seusai pertandingan lantaran merasa frustrasi dengan hasil pertandingan.

"Hari ini, tak cukup buat kami. Kami kalah, sudah sepantasnya kami kecewa. Kami tak bermain dengan hati," kata Reichelt.

Kekalahan itu membuat Timnas Filipina harus menempuh jalan terjal jika tetap ingin ke final. Philip Younghusband dkk. harus menang minimal dengan selisih 2-0 di markas Vietnam, Stadion My Dinh, Hanoi, Kamis (6/12/2018).

Padahal, selama ini sangat susah menekuk Vietnam di kandang sendiri, dengan dukungan puluhan ribu suporter tuan rumah yang sedang dilanda euforia terhadap timnas kebanggaan mereka.

Sumber: The Inquirer

Berita Terkait