Alasan Gede Sukadana Berpisah dengan Bali United

oleh Iwan Setiawan diperbarui 14 Des 2018, 15:15 WIB
I Gede Sukadana hengkang dari Bali United di akhir musim 2018. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Gianyar - Gelandang bertahan I Gede Sukadana resmi berpisah dengan klub kampung halamannya, Bali United. Pemain 31 tahun ini pada Jumat siang (14/12/2018) mengakui sudah merampungkan kontraknya dengan tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut.

Bukan hal mudah bagi Sukadana mengakhiri kebersamaan dengan klub yang sudah dibelanya tiga tahun terakhir itu.

Advertisement

"Waktu pertama gabung Bali United, dalam hati saya tidak ingin merantau lagi. Sebelumnya saya 10 tahun bermain di luar Bali. Jadi waktu membela klub tanah kelahiran, pasti rasanya senang dan bangga. Tapi, inilah sepak bola. Kita tidak tahu ke depan bagaimana. Sekarang sudah tidak ada perpanjangan kontrak dengan Bali United," kata pemain yang akrab dengan nomor punggung 44 ini.

Sukadana menepis anggapan dia pindah karena kesempatan main yang diberikan Bali United semakin minim. Musim ini dia hanya bermain dalam 12 pertandingan, menurun jika dibandingkan dengan musim lalu, dia mendapat kesempatan 20 laga.

"Bukan karena kesempatan bermain yang jadi persoalan. Tapi, memang ada hal yang membuat saya kurang cocok di tim ini," jelasnya.

Saat ini Sukadana masih belum menentukan klub mana yang jadi pelabuhannya nanti. Yang jelas, dia harus merantau lagi dengan status yang berbeda karena sekarang dia sudah memiliki istri asal Bali.

"Belum tahu saya ke depan ke mana. Pasti sekarang harus mempertimbangkan dengan istri juga," imbuhnya.

Persoalan adaptasi dengan klub baru, bagi Sukadana bukan hal yang sulit karena dia punya karakter mudah bergaul dengan semua pemain. Justru klub yang ditinggalkan biasanya merasa kehilangan sosok humoris yang selalu mencairkan suasana.

Rekan-rekannya di Bali United merasa kehilangan, seperti Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly, dan yang lain. Mereka berharap suatu saat bisa bermain atau tim lagi. Mereka menyampaikan dukungan lewat kolom komentar dalam foto perpisahan yang diunggah Sukadana di akun Instagramnya.