Manajer MU Komentari Mundurnya Gede Widiade dari Persija

oleh Fitri Apriani diperbarui 09 Feb 2019, 08:00 WIB
Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, saat ditemui di Spring Hill, Kemayoran, Jakarta, Jumat (14/12). Bos Persija tersebut sudah merancang persiapan serta target klub untuk mengarungi kompetisi mendatang. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Manajer Madura United, Haruna Soemitro melontarkan kekecewaannya mendengar kabar Gede Widiade mundur sebagai Direktur Utama Persija Jakarta. Dia menyebut sikap Gede untuk meletakkan jabatannya mengundang pertanyaan.

"Yang jelas sebagai sahabat (Gede), saya kecewa!" ujar Haruna kepada Bola.net, Jumat (8/2/2019).

Advertisement

Haruna menilai, cara Gede mundur dari Persija kurang tepat dengan mengadakan sesi jumpa temu wartawan. Sebab, pergantian posisi dalam direksi dianggapnya merupakan kejadian yang lumrah.

"Kalau benar sudah ada pergantian direksi di Persija, itu kan biasa dan normal dalam sebuah koorporasi," kata Haruna.

Haruna menyoroti pernyataan Gede pada konferensi pers saat dia mundur. Jika Gede ingin keluar dari Persija, lanjut Haruna, tidak perlu mengeluarkan pernyataan berbelit-belit.

"Kalau mundur, mundur saja. Untuk apa pakai konferensi pers dengan pernyataan yang bersayap dan multi tafsir," tutur Haruna

Gede mundur ketika Persija Jakarta ditimpa kabar kurang sedang. Sebelumnya pada 1 Februari lalu, Satgas Antimafia Bola menemukan dokumen kepunyaan tim ibu kota yang telah hancur lebur ketika melakukan penggeledahan di bekas kantor PT Liga Indonesia.

"Di saat Persija diobok-obok dari luar dengan segala isu sampai ada isu tenteng penghilangan barang bukti yang dihancurkan (padahal itu bisa diklarifikasi dengan bijak), mestinya Gede Widiade tampil sebagai pemimpin yang bisa menyatakan bahwa tidak ada anak buah yang salah. Sebagai pimpinan harus bertanggung jawab!" imbuh Haruna.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait