FA Malaysia Tak Punya Kuasa Mewajibkan Klub Melepas Pemain ke Piala AFF U-22 2019

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Feb 2019, 22:55 WIB
Gelandang Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, mengontrol bola saat melawan Thailand pada laga PSSI 88th U-19 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018). Kedua negara bermain imbang 2-2. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Kuala Lumpur - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyebut pihaknya tidak memiliki kuasa untuk mewajibkan klub-klub melepas pemain ke Timnas Malaysia U-22 yang akan berlaga di Piala AFF U-22 2019. Menurut mereka, kewenangan tersebut mutlak berada di klub.

Advertisement

Polemik hal iini terjadi setelah beberapa klub Liga Super Malaysia enggan melepas pemainnya ke Timnas Malaysia U-22 yang akan berlaga di Piala AFF U-22 2019. Klub-klub yang tidak memberi izin antara lain Felda United, Selangor FA, Pahang FA, dan Kedah.

Apa yang dilakukan klub-klub tersebut sebenarnya tidak melanggar aturan, karena Piala AFF U-22 2019 tidak masuk kalender resmi FIFA.

Namun, Wakil Presiden FAM, Datuk Wira Mohd Yusoff Mahadi, berharap manajemen klub arif dalam memutuskan kebijakan. Ia menekankan tugas mewakili negara mendapat perhatian serta pertimbangan lebih dari klub.

Timnas Malaysia U-22 kemungkinan tak akan diperkuat beberapa nama pemain bintang, semisal Muhammad Syahmi Safari (Selangor), Muhammad Daniel Amier Norhisham (Felda United), Muhammad Zahril Azri Zabri (Felda United), Muhammad Faisal Abdul Halim (Pahang), dan Mohd Fadzrul Danel Mohd Nizam (Kedah).

Situasi semacam ini sedang dicari jalan keluar agar ke depannya tidak ada lagi klub-klub yang menolak melepas pemainnya ke Timnas. Petinggi Malaysia Football League (MFL), Kevin Ramalingam, menyebut pihaknya akan mencarikan formula agar pada akhirnya tidak ada yang dirugikan di masa depan terkait pelepasan pemain ke Timnas.

"Kami tidak bisa memaksa, tetapi dari sudut liga, agenda Timnas serta keberhasilan Timnas adalah hal penting. Sebab, jika Timnas meraih kesuksesan, kami akan memiliki lebih banyak dukungan dari suporter dan sponsor," kata Kevin dikutip dari Bernama.

Nasib yang dialami Timnas Malaysia mirip dengan Timnas Indonesia U-22. Beberapa klub luar negeri enggan melepas pemainnya ke Piala AFF U-22 2019, semisal Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian.

Adapun untuk kasus di Malaysia, Timnas Indonesia U-22 hingga saat ini juga tak mendapatkan izin untuk menggunakan jasa Saddil Ramdani. Pahang FA tidak memberi izin Saddil tampil di Piala AFF U-22 2019. PSSI saat ini masih berupaya membujuk Pahang FA agar melepas mantan pemain Persela Lamongan itu.

Sumber: Stadium Astro