Peluang Persis Bermarkas di Sleman Menipis

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 27 Feb 2019, 05:45 WIB
Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Solo - Kepolisian Daerah (Polda) DIY menggelar audiensi dengan perwakilan klub Persis Solo, terkait rencana penggunaan Stadion Maguwoharjo Sleman sebagai markas tim, Selasa (26/2/2019). Meski belum mendapatkan hasil pasti perihal nasib kandang Persis, tampaknya peluang tersebut menipis.

Sejumlah jajaran manajemen Persis yang diwakili Langgeng Jatmiko (manajer) memenuhi undangan audiensi Polda DIY di Mapolda DIY. Selain Bupati Sleman, turut hadir pula sejumlah perwakilan klub dan kelompok suporter yang ada di DIY.

Advertisement

Kabarnya, Bupati Sleman, Sri Purnomo, berkeberatan jika Persis Solo berkandang di Stadion Maguwoharjo.

"Kalau tadi saat pertemuan, Pak Bupati memang berbicara kalau keberatan Persis bermarkas di Sleman. Tapi, itu kan baru sebatas lisan belum resmi sebagai pimpinan wilayah di Sleman," jelas Kepala Biro Operasi Polda DIY, Kombes Pol Hermansyah.

Menurutnya, pihak kepolisian hanya sebatas mengeluarkan izin keamanan setelah melihat pertimbangan yang dikeluarkan kepala daerah. Dalam hal ini, kajian utama yang menjadi dasar pertimbangan keamanan adalah suporter Solo dan Yogyakarta yang kurang kondusif.

"Mengenai izin homebase, itu kan tetap dari Bupati. Nah, kalau pertandingan baru pihak kepolisian. Ya, mungkin kami nanti akan mendukung apa yang Bupati Sleman akan putuskan, meski secara lisan beliau menyampaikan keberatan dengan beberapa pertimbangan," imbuhnya.

 

2 dari 2 halaman

Masukan Bupati Sleman

Berdasar pertimbangan tersebut, Bupati Sleman memberi masukan pada jajaran manajemen Persis untuk mencari alternatif homebase lain demi menjaga kondusivitas di wilayah Sleman dan DIY.

"Intinya, berbagai pertimbangan dan masukan masyarakat, kami dalam posisi keberatan. Kami berupaya meminimalisasi, jadi saya harapkan (Persis) mencari alternatif di luar Sleman, kan banyak," ujar Sri Purnomo.

Terpisah, Langgeng Jatmiko, memilih menunggu surat resmi dari Bupati Sleman, kendati secara lisan Sri Purnomo telah menyampaikan keberatan bila Laskar Sambernyawa berhomebase di stadion yang juga menjadi markas PSS itu. Persis pun segera menentukan sikap merespons keputusan Bupati Sleman.

"Kami tidak kaget karena memang kami mencoba apa yang diinginkan suporter Persis, berhomebase di dekat Solo. Kebetulan setuju di Sleman, maka kami coba. Setelah ini akan dirapatkan lagi baiknya seperti apa," ujar Langgeng.