Srikandi Cup 2019: Tenaga Baru Tundukkan Flying Wheel dalam Laga Tak Menentukan

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 25 Apr 2019, 21:41 WIB
Pemain Tenaga Baru Pontianak, Fanny Kalumata (seragam hitam) mencoba melepaskan kawalan pemain Flying Wheel Makassar dalam partai di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Yogyakarta, Kamis (25/4/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Yogyakarta - Duel sengit mewarnai laga tak menentukan di ajang babak play-off Srikandi Cup 2019 pool B. Tim basket putri Tenaga Baru Pontianak berhasil menundukan Flying Wheel Makassar 67-60 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Yogyakarta, Kamis (25/4/2019). Pertarungan ini untuk memperebutkan peringkat lima sampai tujuh klasemen akhir.

Anjelin Rosmika Simanjuntak, kapten tim Tenaga Baru Pontianak menjadi pemain terbaik pada pertandingan malam ini. Ia berhasil membuat double-double 14 poin dan 10 steal, lima rebound, tiga assit. Sementara Jumriah HL kembali produktif untuk timnya dengan 23 poin dan delapan rebound, empat assist, tiga steal.

Advertisement

Meski sama-sama sudah tidak lolos ke semifinal, kedua tim menyajikan permainan sengit selama empat kuarter. Kapten tim Flying Wheel, Vivit Dian Arini yang di mainkan 10 menit penuh oleh pelatih Eddy Winarso, membawa timnya unggul 14-10. Pemain yang mengenakan nomor punggung 11 tersebut mencetak lima angka, mengikuti di belakanganya Jumriah HL dengan sumbangsih empat angka.

Pada kuarter kedua, Tenaga Baru Pontianak berbalik unggul 30-24. Dalam waktu kurang dari satu menit, Tenaga Baru mempertegas keunggulannya, kali ini berkat aksi Prisca Widiawati, namun Flying Wheel membalasnya dengan dua kali tembakan bebas Jumriah HL. Sebelum kuarter kedua usai, Tenaga Baru  menambah  satu poin terakhirnya dari tembakan bebas Dara Tahirah.

Lepas turun Flying Wheel mampu membuat 21 poin, bahkan berbalik unggul dengan selisih enam angka 45-39. Sayangnya mereka tidak mampu menjaga keunggulannya di kuarter pamungkas. Tenaga Baru Pontianak akhirnya memastikan kemenangan mereka berkat dua tembakan bebas Fanny Kalumata 11 detik waktu tersisa.

Usai pertandingan, pemain andalan Tenaga Baru Pontianak, Anjelin Rosmika Simanjuntak mengatakan momentum kemenangan timnya terjadi ketika tertinggal dari lawan pada kuarter ketiga. Beruntung pelatih memberikan instruksi yang berjalan dengan baik oleh timnya.

"Saat kalah di kuarter ketiga, coach Irma cuma berkata kepada kami defense first, defense first. Akhirnya kami bisa membenahi pertahanan kami walau pun kami baru bisa bangkit memasuki menit akhir. Meski menang, kami tidak puas dengan penampilan hari ini," kata Anjelin.

Sementara pelatih Flying Wheel, Eddy Winarso Makassar mengakui kekalahan timnya. Ia mengatakan, keterbatasan pemain di beberapa posisi membuat kesulitan tersendiri untuk mengimbangi permainan lawan.

"Sedikit disayangkan ketika sudah bangkit dan unggul pada kuarter ketiga dan pertengahan kuarter ke empat. Musim depan kami akan menambah pemain di posisi point guard, shooting guard dan center," terang Eddy Winarso.

Dalam laga tak menentukan berikutnya, Flying Wheel Makassar akan melakoni satu pertandingan lagi melawan Scorpio Jakarta, Jumat (26/4/2019), Sementara Tenaga Baru Pontianak akan meladeni Scorpio Jakarta pada hari Sabtu (27/4/2019).

Berita Terkait