5 Calon Wonderkid di Shopee Liga 1 2019

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Mei 2019, 10:15 WIB
Wonderkid Liga 1 2019. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Shopee Liga 1 2019 sebagai kompetisi tertinggi di Indonesia akan bergulir dalam hitungan hari. Kick-off kompetisi kasta tertinggi Indonesia digelar pada Rabu (15/5/2019) di Stadion Maguwoharjo lewat duel PSS Sleman versus Arema FC.

Sama seperti edisi sebelum-sebelumnya, musim ini diprediksi akan diramaikan penampilan apik para pemain muda yang akan mencuri perhatian.

Advertisement

Indonesia tak akan kehabisan pemain muda yang muncul setiap musimnya. Para pemain tersebut musim lalu memang masih mendapatkan kesempatan minim bermain, namun pada 2019 ini diyakini porsinya akan lebih besar.

Kehadiran para pemain muda ditolong dengan regulasi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Pada edisi 2019, PT LIB mewajibkan setiap klub untuk memiliki minimal tujuh pemain muda alias U-23.

"Soal pemain U-23 masih sama dengan musim lalu yakni tetap tujuh pemain yang wajib didaftarkan. Akan tetapi, mereka tidak wajib dimainkan," kata Direktur PT LIB, Dirk Soplanit.

Dengan adanya kuota tersebut diyakini semakin membuka kesempatan pemain muda untuk unjuk gigi sepanjang musim ini. Mereka juga diprediksi bakal mampu bersaing dengan para pemain yang lebih senior.

Lantas siapa saja pemain muda yang akan tampil gemilang? Berikut ini 5 pemain yang akan menjadi wonderkid pada Shopee Liga 1 2019 versi Bola.com:

2 dari 7 halaman

Asnawi Bahar (PSM Makassar)

Bek PSM Makassar, Asnawi Mangkualam Bahar (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

PSM Makassar beruntung memiliki Asnawi Mangkualam Bahar. Pemain yang baru berusia 19 tahun itu diyakini menjadi aset masa depan Juku Eja.

Musim lalu, Asnawi memang hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 14 kali. Namun, Asnawi selalu memaksimalkan kesempatan bermain yang diberikan.

Berperan sebagai bek, Asnawi dikenal memiliki visi bermain yang jelas. Pemain yang memiliki tinggi badan 166 cm itu tak jarang menjadi motor serangan tim dari lini belakang.

3 dari 7 halaman

Nurhidayat (Bhayangkara FC)

Bek Bhayangkara FC, Nurhidayat, saat melawan Mitra Kukar pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Jawa Barat, Senin (11/3). Bhayangkara FC menang 2-1 atas Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bhayangkara FC musim ini diyakini akan bergantung pada Nurhidayat Haji Haris. Pemain berusia 20 tahun itu dikenal memiliki ketangguhan untuk mengawal lini pertahanan The Guardian.

Musim lalu, Nurhidayat memang bukan menjadi pilihan utama di Bhayangkara FC. Pemain asal Makassar itu hanya bermain sebanyak 14 pertandingan.

Namun, penampilan apiknya bersama Timnas Indonesia U-23 diyakini membuat Nurhidayat mulai diperhitungkan. Nurhidayat bisa menjadi alternatif pemain belakang yang bakal membuat lini belakang Bhayangkara FC kukuh tak bisa ditembus.

4 dari 7 halaman

Hanif Sjahbandi (Arema FC)

Gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi, berebut bola dengan striker Persebaya, Manuchehr Jalilov, pada laga final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/4). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Bola.com/Yoppy Renato)

Hanif Sjahbandi adalah pemain serba bisa yang dimiliki Arema FC. Hanif bisa dimainkan sebagai bek ataupun gelandang serang.

Pada Piala Presiden 2019 lalu Hanif sudah membuktikan kualitasnya. Penampilan apik pemain berusia 22 tahun itu berhasil mengantarkan Arema menjadi kampiun.

Pada Shopee Liga 1 2019 ini peran Hanif diyakini akan lebih krusial di Arema FC. Pelatih Milomir Seslija diprediksi bakal lebih sering memberikan pemain berpostur 181 cm itu kesempatan bermain.

5 dari 7 halaman

Todd Rivaldo Ferre (Persipura Jayapura)

Gelandang Persipura Jayapura, Todd Rivaldo, mengontrol bola saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (18/11). Bhayangkara menang 2-0 atas Persipura. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Todd Rivaldo Ferre musim lalu memang tak banyak mendapatkan kesempatan bermain. Namun, dari 15 laga dalam 458 menit yang diberikan, Todd mampu mencetak tiga gol.

Pemain berusia 20 tahun itu dikenal sebagai gelandang pekerja keras. Selain memiliki kecepatan, Todd juga mampu diandalkan untuk mencetak gol.

Todd bisa menjadi alternatif pilihan pelatih Luciano Leandro di lini depan Persipura. Kehadirannya tentu saja semakin akan mempertajam kualitas serangan Mutiara Hitam.

6 dari 7 halaman

Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya)

Osvaldo Haay mencetak hattrick saat Persebaya mengalahkan Madura United 4-0, Kamis (25/10/2018) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Osvaldo Haay akan menjadi andalan Persebaya Surabaya pada Shopee Liga 1 2019. Pemain berusia 20 tahun itu diprediksi bakal menjadi salah satu yang bersinar sepanjang musim ini.

Pada edisi 2018, Osvaldo tercatat mendapatkan 21 penampilan. Dari jumlah tersebut, pemain asal Papua itu berhasil mencetak 10 gol.

Pelatih Djadjang Nurdjaman diyakini akan memberikan lebih banyak kesempatan bermain untuk Osvaldo pada musim 2019. Selain memiliki kecepatan, Osvaldo juga bisa diandalkan untuk memecah kebuntuan.

7 dari 7 halaman

Saksikan Shopee Liga 1 2019 di Indosiar dan Vidio.com

Shopee Liga 1 Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

PT Liga Indonesia Baru dan Shopee akan menggelar konferensi pers peluncuran Shopee Liga 1 2019 pada Senin (13/5/2019). Konferensi pers tersebut bisa dinikmati secara publik melalui Live Shopee Apps dan Vidio.com.

Shopee Liga 1 2019 akan diikuti 18 klub peserta. Laga perdana Shopee Liga 1 2019 akan mempertandingkan laga juara Liga 2 2018, PSS Sleman, menghadapi pemenang Piala Presiden 2019, Arema FC, yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Rabu (15/5/2019) pukul 20.30 WIB.

Pertandingan pembuka Shopee Liga 1 2019 itu bisa disaksikan secara langsung dan eksklusif di Indosiar dan melalui Vidio.com.

Sebagai catatan, seluruh laga di Shopee Liga 1 2019, berjumlah 306 pertandingan, akan disiarkan di Indosiar, O Channel, dan melalui live streaming di Vidio.com. Pembaca Bola.com juga bisa menikmati konten-konten spesial di situs kami.

Berita Terkait