Sedang Terpuruk, Persebaya Tetap Targetkan Juara Piala Indonesia

oleh Aditya Wany diperbarui 18 Jun 2019, 06:45 WIB
Persebaya saat sesi latihan. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Pencapaian Persebaya Surabaya di Piala Indonesia 2018 memang sangat impresif sejak babak 128 besar. Bajul Ijo tercatat selalu menang dengan skor besar, mencetak lebih dari empat gol di setiap pertandingan, hingga babak 16 besar. 

Tapi, klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu tengah terpuruk di Shopee Liga 1 2019. Performa mereka sedang menurun setelah gagal memang dalam tiga pertandingan awal Liga 1 2019.

Advertisement

Kendati demikian, manajer Persebaya, Candra Wahyudi tetap menargetkan timnya bisa menjuarai Piala Indonesia 2018. 

“Kami berproses. Setelah babak 8 besar (perempat final), tahapan untuk menuju juara tinggal beberapa langkah. Dari awal kami berjalan secara bertahap. Kalau sudah sampai babak 8 besar tidak ada langkah untuk mundur lagi,” kata Candra. 

Saat ini, Ruben Sanadi dkk. tengah dalam persiapan menatap babak 8 besar dengan menghadapi Madura United. Pertandingan ini terasa berat mengingat Laskar Sape Kerap dalam tren positif selalu menang di tiga pertandingan Liga 1. 

Persebaya mendapat kesempatan dengan menjadi tuan rumah terlebih dahulu dalam pertandingan bertajuk Derbi Suramadu ini. Leg pertama bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (19/6/2019). 

“Kesempatan kami menjadi tuan rumah terlebih dahulu harus diambil. Optimisme tetap harus digelorakan. Yang penting, kami tim membangun komunikasi dan soliditas,” ucap Candra. 

“Pemain yang penampilannya menurun kami beri peringatan. Sekarang sudah dalam kondisi yang baik dan tinggal pembuktian di lapangan,” imbuh pria asli Bojonegoro tersebut. 

Meski tidak diunggulkan, Persebaya memiliki rekam jejak yang lebih mentereng dalam sejarah Derbi Suramadu. Persebaya tercatat belum pernah kalah melawan Madura United dalam enam pertandingan sejak pertemuan pertama pada musim 2018. 

Jika berhasil mengalahkan Madura United, Persebaya Surbaya bakal berjumpa dengan PSM Makassar di babak semi final nanti. Langkah untuk menjadi kampiun juga semakin sulit mengingat PSM juga tengah dalam performa ciamik.

2 dari 2 halaman

Kado Ulang Tahun

Persebaya menjalani latihan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat sore (19/4/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Demi gelar juara, Persebaya Surabaya harus mengalahkan Madura United. Laga itu bakal spesial karena tim berjulukan Bajul Ijo itu bakal genap berusia 92 tahun. Hari ulang tahun Persebaya tepat satu hari sebelum pertandingan pada Rabu, 18 Juni. Kemenangan atas Madura United akan menjadi kado indah buat Persebaya. 

“Kami berharap bisa memenangkan pertandingan melawan Madura United. Karena, ini bertepatan dengan ulang tahun Persebaya. Tidak ada kado lain yang afdol selain mempersembahkan kemenangan,” kata Candra Wahyudi, manajer Persebaya.

Selain menjadi kado, kemenangan juga bakal menjadi titik kebangkitan buat Ruben Sanadi dkk. Sebab, Persebaya belum berhasil menang dalam tiga pertandingan awal menghadapi Bali United, Kalteng Putra, dan PSIS Semarang di Shopee Liga 1 2019. 

Tantangan berat dihadapi oleh Bajul Ijo dengan rentetan hasil buruk itu. Ditambah lagi, Madura United kini tengah menjadi tim perkasa di Liga 1 2019. Sebaliknya, Laskar Sape Kerap justru selalu menang dalam tiga pertandingan dan menduduki puncak klasemen sementara. 

Candra berharap Piala Indonesia bisa menjadi titik balik buat timnya. Dia menyebutkan bahwa para pemain Persebaya sudah melakukan evaluasi dan melakukan pembenahan agar bisa meraih kembali ke jalur kemenangan. 

“Sejak pertandingan terakhir melawan PSIS, kami melakukan banyak pembenahan. Seluruh tim pelatih dan para pemain sudah melakukan evaluasi sendiri. Kami melewati dua pertadingan mengecewakan di kandang dan kehilangan banyak poin,” imbuh Candra.