Dapatkan Lisensi Manchester United, PES 2020 Kehilangan Liverpool

oleh Hesti Puji Lestari diperbarui 05 Jul 2019, 13:45 WIB
Salah satu sponsor Liverpool baru-baru ini menyatakan permintaan maaf ke publik usai mengganti logo klub demi kepentingan pemasaran.

Bola.com, Jakarta - Konami dan Manchester United telah mengumumkan kerja sama di gim PES 2020, Selasa (2/7/2019). Saat itu juga, kabar berakhirnya kemitraan developer asal Jepang dengan Liverpool mencuat.

Melansir Eurogamer, Jumat (5/7/2019), kontrak Konami dengan Liverpool resmi berakhir pada Minggu (30/6/2019). Sama seperti Manchester United, Liverpool juga pernah menjadi ikon di PES edisi sebelumnya (PES 2019).

Advertisement

The Reds menandatangani kontrak baru dengan EA Sport, developer gim sepak bola yang sedari dulu jadi rival Konami. Itu berarti, suasana Anfield dengan segala pernak-perniknya akan pindah dan menghiasi FIFA 20.

Padahal, sejak 2016, segala atribut penguasa Anfield identik dengan tampilan awal PES 2019. Namun kini, tak ada lagi Liverpool, bahkan untuk klub pilihan sekalipun. Imbasnya, Konami akan menghapus PES 2019 dari PlayStation line-up pada bulan Juli 2019.

Pesona PES 2020 juga tak akan mudah meredup meski tanpa Liverpool. Konami memegang linsensi untuk klub besar dunia seperti Barcelona dan Arsenal yang bisa dipilih penggunanya.

Sumber: Eurogamer

2 dari 2 halaman

Manchester United

Manchester United (Grafis: Abdillah/Liputan6.com)

Manchester United dan Konami Digital Entertaiment mengumumkan kolaborasi mereka untuk proyek terbaru, PES 2020, Selasa (2/7/2019).

Melansir situs resmi Manchester United, kolaborasi ini membuat seluruh aksesoris Manchester United akan langsung terpampang pada tampilan awal PES 2020 tanpa perlu menginstal patch.

Stadion Old Trafford yang ditampilkan juga detail dan tampak nyata. Selain itu, developer PES 2020 juga akan menampilkan kualitas dan sistem baru pada gim tersebut. Misalnya, mode matchday yang memungkinkan penggemar untuk bergabung dan bermain dalam kompetisi mingguan.

Alur permainan dibuat sedemikian mirip dengan kompetisi asli. Pemindaian 3D setiap pemain dilakukan demi menyuguhkan gambar tajam dan realistis, lengkap dengan teknik khusus setiap bintang Setan Merah.

Berita Terkait