6 Pesepak Bola Ras Kuning Jepang dan Korea Selatan yang Jadi Pembeda Kompetisi Elite Eropa

oleh Ario Yosia diperbarui 16 Jul 2019, 11:30 WIB
Takefusa Kubo dalam sesi latihan Timnas Jepang di Sao Paulo, Brasil, jelang Copa America 2019. (AFP/Miguel Schincariol)

Bola.com, Jakarta Kedatangan Takefusa Kubo dari FC Tokyo ke Real Madrid dan Hiroki Abe (Kashima Antlers) ke Barcelona menambah daftar pemain Asia Timur yang menjalani karier mereka di Eropa.

Sejak pertengahan 1990-an Jepang dan Korea Selatan jadi pemasok pemain-pemain berkualitas ke banyak klub Eropa di Inggris, Spanyol, Jerman, hingga Italia.

Advertisement

Jadi bisa dibilang kedatangan pemain-pemain dari Asia Timur ke Eropa bukan merupakan sesuatu yang baru, walau tidak semua berhasil menjadi pemain kunci bagi klub mereka.

Di percaturan elite sepak bola dunia, kedua negara Ras Kuning tersebut belum dihitung sebagai kekuatan utama. Di pentas Piala Dunia mereka hanya dianggap underdog tanpa prestasi istimewa.

Walau begitu, baik Jepang dan Korea Selatan cukup sukses membangun kompetisi profesional berkualitas yang mencetak pemain-pemain bertalenta. 

 Berikut adalah delapan pemain dari Asia Timur khususnya dari Jepang dan Korea Selatan yang sukses menjadi pemain kunci di klub Eropa pada musim 2018-2019.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 7 halaman

Yuto Nagatomo

Yuto Nagatomo (AFP/Andreas Solaro)

Yuto Nagatomo datang ke Eropa ketika direkrut oleh Cesena sebagai pemain pinjaman dari FC Tokyo pada 2010. Pada paruh kedua musim 2010-2011, pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu bergabung secara permanen dengan Inter Milan, klub yang dibelanya hingga 2017.

Nagatomo dipinjamkan ke Galatasaray pada paruh kedua musim 2017-2018, dan hingga saat ini ia masih berada dengan klub Turki itu setelah direkrut secara permanen pada bursa transfer musim panas 2018.

3 dari 7 halaman

Takashi Inui

Gelandang Jepang, Takashi Inui, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia di Rostov Arena, Rostov-on-Don, Senin (2/6/2018). Belgia menang 3-2 atas Jepang. (AP/Petr David Josek)

Takashi Inui mengawali kariernya sebagai pemain sepak bola profesional dengan Yokohama F. Marinos pada 2007 dan sempat membela Cerezo Osaka pada 2008 hingga 2011. Inui kemudian pindah ke Jerman dan sempat membela VfL Bochum (2011/12) dan Eintracht Frankfurt (2012-2015).

Inui melanjutkan kariernya di Spanyol dengan Eibar, dan membela klub tersebut pada 2015 hingga 2018. Kini, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu berstatus sebagai pemain Real Betis dan sempat dipinjamkan ke Alaves pada paruh kedua musim 2018-2019.

 

4 dari 7 halaman

Genki Haraguchi

Pemain timnas Belgia, Kevin De Bruyne melompat untuk merebut bola dari pemain Jepang, Genki Haraguchi pada 16 besar Piala Dunia 2018 di Rostov Arena, Selasa (3/7). Belgia lolos ke perempat final setelah mengalahkan Jepang 3-2. (AP/Natacha Pisarenko)

Genki Haraguchi mengawali kariernya dengan Urawa Red Diamonds pada 2008 dan membela klub yang berbasis di Saitama itu hingga 2014. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap itu kemudian pindah ke Jerman untuk bergabung dengan Hertha Berlin.

Haraguchi sempat dipinjamkan ke Fortuna Dusseldorf pada 2018, dan kini berstatus sebagai pemain Hannover yang akan mengharapkan bantuannya untuk kembali ke Bundesliga setelah terdegradasi di musim 2018-2019.

5 dari 7 halaman

Ji Dong-won

Ji Dong-Won (AFP PHOTO / GRAHAM STUART

Ji Dong-won mengawali kariernya di Jeongnam Dragons pada 2010 dan pindah ke Inggris untuk bergabung dengan Sunderland satu tahun kemudian. Adaptasi pemain yang berposisi sebagai penyerang itu tidak berjalan lancar di Inggris, dan Ji sempat dipinjamkan ke Augsburg pada 2012 hingga 2014.

Ji juga sempat membela Borussia Dortmund pada paruh pertama musim 2014-2015 sebelum kembali bergabung dengan Augsburg secara permanen, klub yang dibelanya hingga saat ini.

 

6 dari 7 halaman

Yuya Osako

Timnas Jepang merayakan gol yang dibuat Yuya Osako ke gawang Kolombia di Piala Dunia 2018. (Jack GUEZ / AFP).

Yuya Osako mengawali kariernya dengan Kashima Antlers pada 2009 dan membela klub yang berbasis di prefektur Ibaraki itu hingga 2013. Satu tahun kemudian, Osako pindah ke Jerman untuk bergabung 1860 Munchen, klub yang dibelanya selama satu tahun.

Osako mengembangkan kariernya di Koln yang dibelanya selama empat tahun hingga 2018. Kini, pemain yang berposisi sebagai penyerang itu menjadi salah satu pemain kunci dalam skuat Werder Bremen.

7 dari 7 halaman

Heung-Min Son

Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, tampak kecewa usai gagal membobol gawang Liverpool pada laga Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6). Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur. (AP/Felipe Dana)

Heung-Min Son mengawali kariernya dengan FC Seoul pada 2008 sebelum bergabung dengan Hamburg pada tahun yang sama. Son menunjukkan performa yang menjanjikan di Hamburg pada 2010 hingga 2013 sebelum direkrut oleh Bayer Leverkusen.

Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap itu membela Die Werkself selama dua tahun sebelum kemudian didatangkan oleh Tottenham Hotspur pada 2015. Hingga saat ini Son masih menjadi pemain kunci bagi Spurs.  

Sumber: 90min