Penyesalan Gregoria Setelah Gagal Tundukkan Ratchanok

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 18 Jul 2019, 13:40 WIB
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, tak menutupi kekecewaan setelah tersingkir dari Indonesia Open 2019 karena takluk dari pemain Thailand, Ratchanok Intanon, pada babak kedua, Kamis (18/1/2019). 

Kans Gregoria memenangi duel di Istora Senayan, Jakarta, tersebut sempat terbuka ketika memenangi gim pertama dengan skor meyakinkan 21-13. Sayangnya, momentum tersebut gagal dipertahankan pada gim berikutnya. 

Advertisement

Ratchanok bisa bermain lebih tenang sehingga bangkit membalikkan kedudukan dengan memenangi gim kedua dan ketiga masing-masing dengan skor 21-19, 21-15. Pemain putri terbaik Thailand tersebut sukses melangkah ke perempat final. 

"Kalau dibilang puas, sejujurnya belum. Target saya ingin memenangi pertandingan karena pada gim kedua ada kesempatan menang atas Ratchanok," kata Gregoria selepas pertandingan. 

Ada penyesalan yang dirasakan Gregoria karena seharusnya bisa tampil lebih baik dan melaju ke perempat final. 

"Performa saya hari ini lumayan, tapi agak menyesal karena pada gim ketiga saya seperti kalah pengalaman dari Ratchanok. Saya masih perlu memperbaiki banyak hal," kata Gregoria Mariska Tunjung

 

2 dari 2 halaman

Akui Ratchanok Lebih Baik

Gregoria mengakui sang lawan tampil lebih baik, serta cerdik memanfaatkan setiap kesempatan yang datang. 

"Dia masih suka main bola atas. Fokus Ratchanok juga sangat bagus, terutama di poin-poin kritis bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, jadi saya yang tertekan," ujar Gregoria. 

Dengan kekalahan Gregoria, Indonesia sudah tidak memiliki wakil di nomor tunggal putri. Hasil tersebut juga memperpanjang rekor buruk Gregoria kontra Ratchanok. 

 

Kedua pemain sudah lima kali bertemu dan Gregoria selalu kalah.