Sarri Sebut Juventus Masih Naif Setelah Keok dari Tottenham Hotspur

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 21 Jul 2019, 23:55 WIB
Real Madrid kabarnya sedang menjajaki kemungkinan untuk merekrut pelatih Napoli, Maurizio Sarri, sebagai pengganti Zinedine Zidane. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Singapura - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku timnya bermain naif saat kalah dari Tottenham Hotspur dengan skor 2-3 pada laga International Champions Cup 2019, di National Stadium, Singapura, Minggu (21/7/2019). Menurut Sarri, Bianconeri naif saat kehilangan bola. 

Sarri mengakui Juventus masih harus belajar bagaimana bertahan lebih ke depan. Namun, di satu sisi dia mengatakan persiapan Tottenham Hotspur di pramusim memang sudah lebih matang, termasuk kondisi fisik para pemainnya. 

Advertisement

"Tottenham masih lebih unggul dibanding kami untuk urusan kondisi fisik. Mereka sudah mendekati awal musim. Kami perlu memperbaiki bertahan lebih ke depan," kata Sarri, seperti dilansir Calciomercato

"Kami terlalu naif saat kehilangan bola. Pada 30 menit pertama kami terlalu sibuk dan ketika berhasil merebut bola kembali, kami terlalu lambat. Hasilnya kami sulit melakukan serangan balik," imbuh mantan pelatih Chelsea itu. 

Namun, Sarri mengatakan Juventus bermain lebih baik pada babak kedua. 

"Kami punya 20 menit yang berkualitas dan mencetak dua gol. Kami kebobolan tiga gol setelah kehilangan bola. kami benar-benar harus memperbaiki di sektor itu,"ujar Sarri.  

Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo mencatatkan namanya di papan skor untuk Juventus. Namun, itu tak cukup memberikan kemenangan bagi Juventus.  Sementara gol Tottenham disumbang Erik Lamela, Lucas Moura, dan tendangan spektakuler Harry Kane. 

Sumber: Calciomercato, Football Italia

 

Berita Terkait