Keok dari Ganda Korsel, Greysia / Apriyani Gagal Pertahankan Gelar Thailand Terbuka

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 02 Agu 2019, 14:34 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bangkok - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, secara mengejutkan terjegal di perempat final Thailand Terbuka 2019. Mereka angkat koper setelah takluk dari ganda Korea Selatan, Chang Ye-na/Kim Hye-rin, dalam  pertarungan tiga gim 21-9, 21-23, 19-21, di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Jumat (2/8/2019). 

Kekalahan tersebut membuat ambisi Greysia/Apriyani mempertahankan gelar juara di Thailand Terbuka juga kandas. Mereka malah terpaksa pulang lebih awal. 

Advertisement

Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Mereka belum pernah berduel di turnamen apa pun sebelumnya. 

Namun, di atas kertas Greysia/Apriyani jauh lebih diunggulkan karena berstatus juara bertahan pada turnamen ini. Mereka juga menempati unggulan kelima, sedangkan Chang/Kim tak berstatus unggulan. 

Pertandingan awalnya terlihat akan berjalan mudah bagi Greysia/Apriyani. Mereka benar-benar mendominasi permainan, sehingga membuat Chang/Kim sulit mengimbangi. 

Gim pertama perempat final Thailand Terbuka 2019 berjalan sangat mudah bagi Greysia/Apriyani. Mereka hanya memberikan sembilan poin untuk ganda Korea Selatan tersebut. 

 

2 dari 2 halaman

Kehilangan Momentum

Sayangnya, Greysia/Apriyani gagal mempertahankan momentum pada gim kedua. Chang/Kim mampu memberikan perlawanan alot, bahkan membuat Greysia/Apriyani kerepotan. 

Gim kedua berjalan sangat sengit hingga harus diselesaikan dengan setting. Chang/Kim tampil lebih tenang dan akurat pada momentum ini. Gim pertama mereka menangi dengan skor 23-21. 

Pada gim penentuan, Greysia/Apriyani membuang kesempatan emas untuk menang dan melaju ke semifinal. Greysia/Apriyani padahal sempat unggul jauh 16-7. 

Tetapi, kesempatan itu lepas begitu saja. Permainan Greysia/Apriyani mengendur sehingga membuat Chang/Kim bisa bangkit mengejar poin demi poin. 

Puncaknya, Chang/Kim mampu menyamakan skor menjadi 19-19. Setelah itu mereka balik memimpin dan akhirnya memenangkan pertandingan dalam 59 menit.