Viking Persib Club Apresiasi Kehadiran Kapolda Jawa Barat untuk Minta Maaf kepada Bobotoh

oleh Erwin Snaz diperbarui 22 Okt 2019, 17:30 WIB
Ribuan pendukung Persib, Viking merayakan kemenangan Persib atas Martapura F.C pada laga Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (10/9/2015). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Bandung - Ketua Viking Persib Club, Heru Joko, menilai langkah Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi, mendatangi Graha Persib, di Jalan Sulanjana, Bandung, dan menyampaikan permohonan maaf merupakan sikap yang sangat menghargai bobotoh.

"Saya sangat mengapresiasi Pak Kapolda Jabar yang telah meminta maaf. Itu berarti menghargai bobotoh. Saya juga sangat mengapresiasi kondisi saat ini dan memang kondisinya kurang bagus," ujar Heru di Graha Persib, Selasa (22/10/2019).

Advertisement

Heru mengaku pihaknya sangat memahami keadaan yang ada dan diharapkan bisa segera kondusif. "Kalau situasi sudah bagus, pertandingan Persib pasti akan berjalan lagi seperti biasa," lanjut Heru.

Heru mengaku sudah berupaya banyak memberikan penjelasan kepada akar rumput bobotoh perihal alasan Polda Jabar tidak memberi ijin keamanan pertandingan Persib di Bandung dan wilayah Jabar lainnya.

"Memang susah karena akar rumput itu sudah cinta sekali terhadap Persib. Tapi, kami terus berupaya. Perundungan kepada kami pun bukan karena benci, tapi mereka ingin mendukung timnya. Saya paham semua itu tapi kami akan bekerja dan berupaya memberi pemahaman," ucap Heru.

Hal senada diungkapkan Ketua The Bomb, Nevi Effendi. Menurutnya, situasi dan kondisi saat ini memang tidak memungkinkan menggelar pertandingan karena adanya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, dan juga akan ada Pilkades serentak.

"Sebetulnya bobotoh sudah baik dan sudah mempersiapkan untuk membuat pembinaan. Kemudian ada interaksi bobotoh perbatasan dengan pusat, tapi saat ini memang tidak memungkinkan ada pertandingan. Jadi itu yang kami sayangkan," kata Nevi.

Berita Terkait