Dragan Djukanovic Resmi Menangani PSIS Musim 2020

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 01 Jan 2020, 18:30 WIB
Dragan Djukanovic melayani foto bersama dengan suporter PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (15/11/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Semarang - Dragan Djukanovic menjadi pelatih PSIS Semarang di Liga 1 2020. Pria asal Montenegro tersebut menggantikan Bambang Nurdiansyah yang kembali ke posisi Direktur Teknik.

Wacana pertukaran posisi tersebut sempat tersebar beberapa waktu lalu menjelang berakhirnya Shopee Liga 1 2019. Dragan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik dan Bambang pelatih.

Advertisement

"Kami sudah resmi menunjuk Dragan Djukanovic sebagai pelatih baru untuk mengarungi Liga 1 2020. Tentu ada pertimbangan dari hasil rapat yang kami lakukan belum lama ini," ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

Dragan Djukanovic mendapat kontrak untuk satu musim. Tugas terdekat eks pelatih Borneo FC tersebut adalah segera menyiapkan tim untuk menghadapi Liga 1 2020 yang rencananya dimulai Maret mendatang.

Kemudian, Dragan juga mendapat target untuk mengangkat prestasi Mahesa Jenar ke posisi yang lebih baik.

Pencapaian PSIS Semarang pada musim 2019 menurun dibandingkan dengan tahun pertamanya di Liga 1 2018. Bruno Silva dan kolega harus puas di posisi ke-14 klasemen akhir.

2 dari 2 halaman

Belum Putuskan Nasib Banur

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, memperhatikan pemainnya saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Selasa (20/8). PSIS menahan imbang 0-0 Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)

Sementara itu, PSIS Semarang belum memutuskan nasib Bambang Nurdiansyah. Sebelumnya, ada wacana PSIS mengembalikan sebagai Dirtek.

Yoyok Sukawi mengaku akan bertemu dengan Banur untuk membahas hal itu.

"Kami tetap memberi apresiasi kepada Pak Bambang Nurdiansyah yang dengan luar biasa membawa PSIS bangkit hingga lolos dari ancaman degradasi. Masih akan kami rapatkan lagi untuk memastikan apakah beliau tetap di PSIS atau tidak," jelas Yoyok Sukawi. 

Berita Terkait