Termasuk Manahan, PSIS Daftarkan 6 Stadion untuk Markas Liga 1 2020

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 28 Jan 2020, 13:45 WIB
Hamparan rumput Zoysia Matrella tumbuh subur dan hijau, menjadi kebanggaan Stadion Manahan. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang ancang-ancang untuk menetapkan stadion yang akan digunakannya saat mengarungi Liga 1 2020. Manajemen klub berjulukan Mahesa Jenar itu mengklaim telah mendaftarkan enam stadion kepada operator kompetisi.

Keenam stadion berada dalam lingkup Provinsi Jawa Tengah, yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Citarum (Semarang), Stadion Kebondalem (Kendal), Stadion Gelora Bumi Kartini (Jepara), Stadion Moch Soebroto (Magelang), dan Stadion Manahan (Solo).

Advertisement

Daftar stadion tersebut didaftarkan oleh PSIS Semarang untuk menjadi venue laga kandang selama kompetisi Liga 1 2020 berjalan. Mengingat Stadion Jatidiri yang merupakan stadion utama mereka belum selesai direnovasi. Stadion berkapasitas 45 ribu penonton tersebut rencananya baru selesai renovasi pada akhir tahun ini.

"Untuk lapangan, stadion utama tetap Jatidiri yang kami daftarkan. Kami sangat berharap Pak Gubernur Jawa Tengah bisa mempercepat selesainya renovasi," ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Selasa (28/1/2020).

Dalam dua musim terakhir, PSIS Semarang memilih Stadion Moch Soebroto, Magelang, sebagai kandangnya. Sementara Stadion Bumi Kartini Jepara cukup representatif karena cukup dekat dari Semarang. Gelora Bumi Kartini juga sejak lama sudah lolos verifikasi dengan memiliki sarana pendukung yang memenuhi syarat.

 

Video

2 dari 2 halaman

Peluang Menggunakan Stadion Manahan?

Hal yang menarik adalah peluang PSIS Semarang bisa menggunakan Stadion Manahan. Seperti diketahui Stadion kebanggaan masyarakat Solo baru saja rampung renovasi, dan ditetapkan sebagai venue untuk Piala Dunia U-20 2021.

"Stadion Citarum tidak mungkin untuk menggelar pertandingan saat akhir pekan. Jadi pilihannya antara Magelang, Jepara, dan Manahan. Kecuali saat Jatidiri sudah bisa digunakan, pasti kami tidak perlu repot-repot keluar dari Semarang," katanya.

Hanya saja harapan PSIS untuk menggunakan Stadion Manahan cukup tipis. Kelompok suporter Persis Solo menyampaikan penolakan terkait keinginan PSIS berkandang di Manahan.

"Jelas kami menolak tegas. Ini rawan gesekan kalau suporter Solo dan Semarang bertemu. Lebih baik Manahan hanya untuk Persis saja. Lagipula Persis main di Manahan saja belum jelas bisa atau tidak," terang Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo.