Meski PSIS Menang, Dragan Djukanovic Tetap Kritik Kepemimpinan Wasit

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 15 Mar 2020, 05:15 WIB
Pelatih kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah (kiri), bersama Direktur Teknik, Dragan Djukanovic. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Magelang - PSIS Semarang sukses mendulang tiga poin saat menjamu Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020). Meski menang, pelatih PSIS, Dragan Djukanovic tidak puas dengan kinerja pengadil lapangan.

Dua gol kemenangan Mahesa Jenar atas Singo Edan dicetak Hari Nur Yulianto (45') dan Bruno Silva (47'). Namun kepemimpinan wasit Fariq Hitaba asal DIY mendapat kritikan, terutama ketika insiden diusirnya gelandang bertahan PSIS, Finky Pasamba, pada babak kedua.

Advertisement

Tepatnya pada menit ke-67, Finky Pasamba terlibat keributan dengan gelandang serang Arema FC, Jonathan Bauman. Alhasil, keduanya diganjar kartu merah dan keluar dari lapangan.

Selepas laga, Dragan Djukanovic melontarkan nada kecewa dengan kartu merah yang menimpa pemainnya. Ia menganggap wasit tidak jeli melihat penyebab keributan pemainnya dengan Jonathan Bauman.

"Soal kartu merah Finky Pasamba, saya menilai wasit di Indonesia kurang bagus. Justru Oh In-Kyun (pemain Arema) yang terlihat mencekik Finky, tetapi tidak di kartu merah," terang Dragan Djukanovic selepas duel PSIS versus Arema.

Video

2 dari 2 halaman

Tiga Kali Memprotes Wasit

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, duduk di bench menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

 

Dengan demikian, pelatih asal Montenegro tersebut telah melakukan protes terhadap wasit dalam tiga pertandingan awal musim ini. Protes pertama adalah saat PSIS kalah di markas Persipura pada pekan perdana Liga 1. Ia memprotes gol lawan yang dianggap dalam posisi offside.

Kemudian pada laga kontra Persela Lamongan akhir pekan lalu. Meski PSIS menang dramatis 3-2, Dragan menganggap wasit merusak ritme permainan timnya dan kartu merah Safrudin Tahar.

"Selalu ada problem soal wasit, sejak laga pertama melawan Persipura. Sampai kapan ini akan berhenti, federasi harus berbenah," tegas Dragan Djukanovic.

Berita Terkait