MotoGP Libur, Joan Mir Asyik Berkebun

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 18 Mar 2020, 06:45 WIB
Pembalap Moto2, Joan Mir, jadi kandidat pendamping Marc Marquez di Repsol Honda pada MotoGP 2019. (MotoGP.com)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku sedih belum bisa kembali balapan akibat seri perdana MotoGP 2020 ditunda akibat terus merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) di berbagai negara dunia. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Radio Marca.

Akibat Covid-19, aksi kelas MotoGP di Qatar pada 6-8 Maret lalu dibatalkan, dan Seri Thailand ditunda sampai awal Oktober, sementara Austin dan Argentina ditunda sampai tengah November. Rencananya, seri perdana akan digelar di Jerez, Spanyol, 1-3 Mei, jika tak ada halangan.

Advertisement

Mir, yang asal Spanyol namun tinggal di Andorra, juga jadi tak bisa menjalani latihan dengan situasi yang kondusif. Ia tak bisa berlatih di atas motor karena ada saran untuk menjalani karantina, dan ia hanya bisa berlatih di gym yang ia punya di rumah.

"Situasi ini sangat sulit, karena saya suka berlatih dengan motor, dan kini tak bisa. Tapi saya punya gym di rumah dan kini hanya latihan di sana. Saya coba memanfaatkan kesempatan ini untuk jadi lebih kuat dengan latihan cardio, tapi selalu di rumah," ujar Mir seperti yang dikutip Tutto Motori.

Rider MotoGP berusia 22 tahun ini pun mengaku punya cara unik untuk mengatasi rasa bosan, yakni dengan berkebun. Mir, yang merupakan juara dunia Moto3 2017, mengaku kini paham bahwa ada banyak pekerjaan yang harus ia lakukan di kebun rumahnya.

2 dari 2 halaman

Menikmati

Joan Mir akan mengisi slot yang ditinggalkan Andrea Iannone di Suzuki Ecstar untuk MotoGP 2019 dan 2020. (Jean-Francois MONIER / AFP)

Joan Mir tak asing dengan berkebun. Ia merasa nyaman ketika melakukan hal itu.

"Saya jadi lebih sering menghabiskan waktu di kebun. Di sana selalu ada saja hal yang bisa dilakukan, dan ketika saya tak latihan, saya juga memotong rumput. Saya sudah seperti tukang kebun," ungkapnya.

Di lain sisi, Mir sudah tak sabar untuk kembali menjalani balapan, apalagi Suzuki merupakan salah satu pabrikan yang punya ritme menjanjikan dalam simulasi-simulasi yang dilakukan Mir dan Alex Rins dalam uji coba pramusim Malaysia dan Qatar pada Februari 2020.

"Ekspektasi saya baik karena uji coba berjalan dengan baik pula. Biasanya, masa pramusim tak berarti apa pun, tapi penting untuk perasaan saya di atas motor. Saya juga lihat Suzuki juga sudah bekerja sangat keras. Tapi kami tak boleh kelewat percaya diri, karena kami hanya uji coba di dua sirkuit," tutur Mir.

 

Sumber: Radio Marca via Tutto Motori

Disadur dari: Bola.net (published 17/3/2020)

Berita Terkait