MotoGP Italia 2013: Satu-satunya Kecelakaan yang Membuat Marc Marquez Merasa Takut

oleh Hendry Wibowo diperbarui 05 Mei 2020, 20:22 WIB
Motor Marc Marquez ringsek ketika mengalami kecelakaan di Sirkuit Mugello, Italia tahun 2013. (Zimbio)

Bola.com, Jakarta Marc Marquez merupakan pembalap yang memiliki rekam jejak unik. Terlepas dari banyaknya raihan kemenangan dan titel juara dunia MotoGP, Marquez punya cara unik untuk mengenal batas maksimal dalam hal performa motornya.

Adalah terjatuh. Ya, terdengar aneh untuk seorang pembalap MotoGP. Tapi tidak buat Marc Marquez.

Advertisement

Buat kakak dari Alex Marquez itu dengan terjatuh utamanya pada sesi latihan bebas di mana biasanya tim dan pembalap sedang mencoba-coba setelan motor, dirinya jadi mengenal betul performa motornya.

Marquez memang seakan tidak takut terjatuh. Buatnya cedera dan operasi sudah menjadi bagian dari profesinya sebagai pembalap.

Data statistik menunjukkan Marquez memang pembalap yang 'gemar' terjatuh. Musim lalu, ia menempati posisi tiga daftar pembalap paling sering terjatuh di MotoGP.

Tercatat ia kecelakaan sebanyak 14 kali atau sama dengan catatan Pecco Bagnaia. Hebatnya dari total 14 kasus itu, hanya sekali ia mengalami kecelakaan saat berlomba yaitu MotoGP Amerika Serikat. Sisanya terjadi saat latihan bebas dan kualifikasi!

Mau ikuti challenge 5 tahun Bola.com dengan hadiah menarik? Klik Tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pertanyaannya Apakah Marquez Tidak Takut Terjatuh?

Marc Marquez mengalami kecelakaan pada seri MotoGP Australia di Phillip Island, Oktober 2016 lalu. ( EPA/Tracey Nearmy))

Jadi bisa disimpulkan Marc Marquez sama sekali tidak takut untuk terjatuh. Nanti dulu. Dalam wawancara bersama DAZN, ternyata ada satu kasus kecelakaan di MotoGP yang membuatnya sangat takut.

Adalah MotoGP Italia 2013 di Sirkuit Mugello. Kala itu dirinya terlempar dari motor Honda RC213V saat melaju dengan kecepatan 280 km/jam.

Singkat cerita, saat itu Marquez salah melakukan pengereman di sektor lurus terakhir Sirkuit Mugello. Beruntung ia tipe pembalap yang cepat saat mengambil keputusan.

Saat terjatuh, ia membiarkan dirinya terlepas dari motor. Karena jika tidak, ia bisa berakhir di dinding pembatas sirkuit bersama motornya.

"Dalam hitungan persepuluh detik, saya memutuskan untuk melompat dari motor, untungnya saya lakukan. Itu satu-satunya saat saya kecelakaan dan harus ditandu. Juga satu-satunya saat saya takut," Marquez menerangkan.

“Saya takut karena saya sadar dan saya tahu sesuatu yang sangat serius dapat terjadi pada saya," tambahnya.

Insiden yang terjadi di Sirkuit Mugello, Italia tahun 2013 lalu, membuat Marquez sempat trauma. Dia mengaku tidak bisa melewati sektor tersebut secara maksimal.

"Tapi untungnya saya sudah melupakannya ketika sedang berlomba," Marquez mengenang.

Sumber: Crash.net