Pemain Timnas Pelajar U-18 Membantu Orang Tua Berjualan Nasi Kucing

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 28 Mei 2020, 06:30 WIB
Pemain Timnas Pelajar U-18, Wenvi Adhana, saat menata nasi kucing dagangannya di sebuah angkringan di Solo. (Istimewa)

Bola.com, Solo - Kegiatan mulia dilakukan oleh Wenvi Adhana, pesepak bola Timnas Pelajar U-18 asal Solo di tengah pandemi COVID-19. Pemuda berusia 18 tahun ini sibuk membantu orang tuanya berjualan nasi kucing.

Nasi kucing begitu familiar di Solo sebagai makanan di warung angkringan. Bungkusan nasi putih yang dilengkapi suwiran ikan bandeng dan sambal, merupakan sebutan lain dari sego kucing atau nasi kucing.

Advertisement

Wenvi Adhana merupakan siswa SKO Ragunan, Jakarta, yang tengah diliburkan akibat pandemi virus Corona. Ia pulang ke Solo berkumpul bersama ibunya, karena sekolahnya diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Alhasil ia membantu ibunya menyuplai nasi kucing di sebuah angkringan yang terletak di kawasan Manahan, Kota Solo. Ia mengaku ikut membantu keluarganya mencari nafkah karena ayahnya sudah tiada.

"Ceritanya SKO Ragunan meliburkan siswanya sejak Maret lalu. Saya putuskan kembali pulang ke solo. Selama di rumah saya ikut bantu ibu saya menyuplai nasi kucing di sebuah angkringan di daerah Manahan," terang Wenvi saat dihubungi Bola.com, Rabu (27/5/2020).

"Jadi kami hanya menitipkan nasi bungkus saja di warung. Setiap hari menyuplai 40 nasi kucing, lumayan untuk tambahan penghasilan ibu saya," kata pemuda kelahiran 24 Februari 2002.

Pemain Timnas Pelajar U-18 itu mengatakan belum mendapat kabar dari sekolahnya perihal kelanjutan studinya. Hanya, Wenvi segera lulus dari SKO Ragunan pada Juni mendatang,

 

Video

2 dari 2 halaman

Membantu Ibu dan Menjaga Kondisi

Wenvi Adhana merupakan satu di antara penggawa Timnas Pelajar U-18 di Asian School Footbal Championship U-18 2019 di Balikpapan pada November 2019 lalu dan finis di peringkat ketiga.

Ia memiliki bekal cukup selama menjadi siswa di SKO Ragunan, termasuk program try out dari sekolahnya ke beberapa negara seperti India, Malaysia, dan Thailand. Wenvi tidak menampik punya keinginan bisa berkarier di klub profesional, satu di antaranya Persis Solo yang merupakan tim asal kelahirannya.

"Selain kegiatan membantu ibu, saya harus tetap menjaga kondisi dengan latihan mandiri di rumah. Semoga pandemi Corona segera berakhir dan saya bisa mencari klub setelah lulus dari ragunan," jelasnya.

Berita Terkait