5 Fakta Penting di Balik Kemenangan Manchester United atas Sheffield United: Taktik Brilian Solskjaer

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Jun 2020, 16:30 WIB
Penyerang Manchester United, Anthony Martial (kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak hattrick ke gawang Sheffield United pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Old Trafford di Manchester, Inggris (24/6/2020). MU menang telak 3-0 atas Sheffield United. (Michael Regan/Pool via AP)

Bola.com, Manchester - Manchester United melanjutkan laju apik di Premier League dengan melibas Sheffield United 3-0  di Old Trafford, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. Hasil itu menjaga kans Setan Merah merebut tiket ke Liga Champions musim depan. 

Manchester United juga mencatatkan 13 laga beruntun tanpa kekalahan. Hasil itu membuat Red Devils defisit tiga poin dari Chelsea yang menempati peringkat keempat. 

Advertisement

MU mendapat banyak kritik sebelum laga melawan Sheffield. Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur dianggap terlalu buruk. Beberapa pemain bahkan diragukan kapasitasnya untuk bermain di tim utama Setan Merah.

Namun, United menjawab semua kritik itu dengan performa gemilang saat berjumpa Sheffield. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer besar. Anthony Martial bermain apik dan mencatat hattrick.

Lantas fakta penting apa saja yang bisa dipetik dari kemenangan Manchester United atas Sheffield United? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

 

2 dari 6 halaman

1. Penegasan Kualitas Anthony Martial

Anthony Martial merayakan golnya saat MU melawan Sheffield United di Liga Inggris (AP)

Pada awal musim 2019-2020, kebijakan transfer Solskjaer mendapat sorotan saat melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. United diyakini bakal kesulitan karena melepas dua pemain yang bisa menjadi pendulang gol pada setiap laga.

Namun, dua penyerang tersisa mampu tampil bagus: Marcus Rashford dan Anthony Martial. Kedua pemain juga punya koneksi yang bagus di lini depan.

Laga melawan Sheffield menegaskan seperti apa kualitas Martial. Pemain asal Prancis itu mencetak hattrick. Kini, Martial sudah mencetak 14 gol di Premier League. Ini menjadi rekor terbaiknya dalam satu musim.

 

3 dari 6 halaman

2. Paul Pogba dan Bruno Fernandes Bikin MU Dominasi Lini Tengah

Gelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah) berusaha mengontrol bola dari kawalan pemain Sheffield United John Lundstram dan David McGoldrick pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Inggris (24/6/2020). MU menang telak 3-0 atas Sheffield United. (Michael Steele/Pool via AP)

Solskjaer akhirnya menurunkan Paul Pogba dan Bruno Fernandes bersamaan. Kedua pemain tampil cukup bagus di lini tengah. Pembagian tugas yang diberikan Solskjaer juga berjalan dengan sangat baik.

Bruno Fernandes bermain lebih dekat dengan kotak penalti. Sedangkan, Paul Pogba lebih sering berada di dekat garis tengah.

Paul Pogba dan Bruno Fernandes memang tidak mampu mencetak gol maupun assist. Akan tetapi, aksi mereka membuat United mendominasi lini tengah. Mereka membuat lini tengah United bermain sangat kreatif.

 

4 dari 6 halaman

3. Tidak Kebobolan

David de Gea (Manchester United). (AFP/Glyn Kirk)

Di laga melawan Tottenham, United mendapat kritik bertubi-tubi karena kebobolan satu gol. David de Gea dinilai membuat blunder fatal, begitu juga dengan Harry Maguire yang dengan mudah dilewati Steven Bergwijn.

Namun, di laga melawan Sheffield, lini pertahanan United bermain sangat bagus dan mampu membuat gawang David de Gea tidak kebobolan.

Bukan hanya kuat saat bertahan, dua bek sayap -Luke Shaw dan Aaron Wan-Bissaka- juga aktif membantu serangan. Kedua pemain memberi banyak opsi saat menyerang dan cepat turun ketika tim diserang.

 

5 dari 6 halaman

4. Paul Pogba yang Dirindukan

Laga melawan Sheffield menjadi panggung bagi Paul Pogba, selain Anthony Martial yang mencetak tiga gol. Paul Pogba dalam bentuk permainan seperti inilah yang dirindukan fans dan para pemain Setan Merah.

Paul Pogba menjadi pusat peredaran bola Manchester United. Bermain di posisi nomor 8, Paul Pogba bisa mendikte permainan lewat visinya melepas umpan. Dia punya kemampuan melepas umpan jauh dan umpan progresif dengan sangat baik.

 

6 dari 6 halaman

5. Racikan Sempurna Solskjaer

Solskjaer memakai formasi 4-2-3-1 di laga melawan Sheffield. Skema ini berjalan dengan baik di semua lini. Di tengah, trio Nemanja Matic, Paul Pogba, dan Bruno Fernandes bekerja dengan dinamis dan pembagian tugas yang jelas.

Di lini depan Trio M -Marcus Rashford, Martial, dan Mason Greenwood- tampil sangat bagus. Mereka punya kombinasi yang bagus, kecepatan, dan ketajaman. Agaknya, komposisi ini bisa menjadi andalan bagi Solskjaer.

Di lini belakang, Solskjaer sudah punya komposisi yang ideal: Luke Shaw, Harry Maguire, Victor Lindelof, dan Aaron Wan-Bissaka. Empat pemain ini sejak lama menjadi pilihan utama Solskjaer di lini belakang.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published: 25/6/2020)

Berita Terkait