Nasib Nelangsa Antoine Griezmann dan Lingkungan Beracun di Barcelona

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 03 Jul 2020, 10:41 WIB
Selebrasi striker Barcelona Antoine Griezmann setelah mencetak gol melawan Real Mallorca di Camp Nou, Sabtu (7/12/2019) atau Minggu dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Barcelona - Mantan pelatih Real Sociedad, Martin Lasarte, mengungkapkan rasa simpati kepada mantan anak asuhnya, Antoine Griezmann. Menurutnya, kepindahan Griezmann ke Barcelona pada musim ini adalah kesalahan besar. 

Tahun lalu, Antoine Griezmann membuat kejutan besar di bursa transfer. Ia memutuskan pindah ke Barcelona dengan mahar transfer 120 juta Euro kendati tahun sebelumnya baru meneken kontrak baru bersama Los Cholchorenos, julukan Atletico Madrid. 

Advertisement

Namun, pindah ke Barcelona bisa dikatakan menjadi mimpi buruk bagi penyerang asal Prancis, terutama di era kepemimpinan Quique Setien. Griezmann benar-benar nelangsa.

Ia dicadangkan pada tiga dari empat pertandingan terakhir Barcelona. Griezmann baru dimasukkan pada menit ke-90 saat Barca menghadapi Atletico Madrid baru-baru ini.

Lasarte mengaku prihatin melihat kondisi mantan anak asuhnya tersebut. "Apa yang anda lihat dari Griezmann saat ini adalah karikatur dari dirinya," beber Lasarte kepada Radio Marca, Kamis (2/7/2020). 

Lasarte mengaku sedih melihat kondisi Griezmann saat ini. Ia menilai mentalitas sang penyerang itu hancur di Barcelona. "Saya melihatnya sangat sedih, kepalanya tertunduk lesu dan ia berlari sambil melamun."

"Pelatih memang memiliki hak untuk membuat pergantian semaunya. Namun saya rasa apa yang Setien lakukan di kemarin malam (vs Atletico Madrid) malah memperburuk kondisi psikologis Antoine Griezmann."

 

2 dari 2 halaman

Lingkungan Buruk di Barcelona

Antoine Griezmann (Barcelona) - Griezmann berlabuh ke Barcelona setelah sebelumnya membela Atletico Madrid. Saat ini, Griezmann memiliki nilai pasar seharga 120 juta euro. (AFP/Gabriel Bouys)

Menurut Lasarte, Barcelona sudah berubah. Ia menilai juara bertahan La Liga itu sudah bertransformasi menjadi lingkungan yang toxic alias beracun untuk Griezmann.

"Ketika seorang pemain mengalami periode yang buruk, maka pelatih harus ada untuk mendukungnya. Antoine memang memiliki tanggung jawab atas penampilannya, namun lingkungannya saat ini tidak mendukungnya untuk sukses," tutur Lasarte. 

"Saya rasa situasinya akan lebih baik jika dia pindah ke Barca satu tahun sebelumnya." ujarnya.

Gara-gara perlakuan Setien, ada banyak rumor transfer mengenai Griezmann. Penyerang asal Prancis itu diberitakan mulai diincar sejumlah klub papan atas Eropa di musim panas nanti.

Sumber: Radio Marca

Disadur dari: Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, published: 2/7/2020)

Berita Terkait