Manchester United Gebuk Palace, Ole Gunnar Solskjaer Puji Kolaborasi Rashford dan Martial

oleh Ario Yosia diperbarui 17 Jul 2020, 05:59 WIB
Para pemain Manchester United (MU) merayakan Mason Greenwood ke gawang Bournemouth di Old Trafford, Sabtu (4/7/2020). (Clive Brunskill/Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United memberi tekanan kepada Chelsea dan Leicester City usai mengalahkan Crystal Palace 2-0 di Selhurst Park, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. Dua gol Tim Setan Merah dicetak Marcus Rashford (menit 45) dan Anthony Martial (78').

Kini Manchester United ada di posisi kelima dengan torehan 62 poin. Mereka punya poin sama dengan Leicester yang ada di atasnya, namun kalah selisih gol. Chelsea yang ada di posisi tiga besar hanya unggul sebiji poin saja.

Advertisement

Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan dia senang dengan kolaborasi ciamik antara Marcus Rashford dan Anthony Martial.

"Marcus hanya bersenang-senang," kata Solskjaer. "Menikmati sepak bolanya. Dia dan Anthony bersama-sama terhubung dengan sangat baik satu sama lain dan ketika saya bisa melihat anak-anak itu, dengan bahasa tubuh yang tersenyum dan positif, saya senang."

United memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 19 di Selhurst Park. Walau menang dengan skor menyakinkan, Ole tetap memberi pujian buat kubu lawn.

"Anda tidak mengharapkan hal lain dari tim Roy Hodgson; terorganisir dengan baik, beberapa individu yang sangat baik di luar sana dan Anda dapat melihat mereka menikmati diri mereka sendiri," kata Solskjaer.

"Mereka bermain melawan Manchester United tanpa tekanan, mereka tidak akan rugi dan memberi kami permainan yang bagus," timpal arsitek asal Norwegia tersebut.

 

 

Video

2 dari 2 halaman

Sempat Kesulitan

Pemain Manchester United (MU) Scott McTominay (kedua dari kiri) mencoba menyundul bola ke gawang Crystal Palace dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (24/8/2019). (AP Photo/Alastair Grant)

Ole Gunnar Solskjaer mengaku tidak dalam posisi tenang, sekalipun tim asuhannya leading sebiji gol jelang jeda babak pertama.

"Kami tidak benar-benar leluasa bermain, terutama sebelum paruh pertama laga berakhir. Tetapi pada saat-saat itu kami menunjukkan apa yang bisa kami lakukan dan itu bagus untuk mengontrol tempo ketika bola bergerak maju, berlari maju, gerakan bola, untuk kemudian mencetak dua gol fantastis," ucapnya.

Manchester United bakal menjalani dua laga sisa Premier League yang krusial, menghadapi West Ham di kandang pada (23 Juli) dan tandang kontra Leicester (26 Juli). Duel penuntup kompetisi diyakini bakal alot karena kedua tim bakal saling bunuh buat jatah Liga Champions.

Sumber: Manchester Evening News

 

Berita Terkait