Aji Santoso: Akademi Sepak Bola Bisa Bantu Penyediaan Pemain untuk Timnas Indonesia

oleh Nandang Permana diperbarui 30 Jul 2020, 05:00 WIB
Aji Santoso memimpin latihan Persebaya di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Kamis sore (31/10/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Malang - Pembinaan usia muda termasuk banyaknya akademi sepak bola akan membantu penyediaan pemain untuk Timnas Indonesia dan klub profesional. Hal itu disampaikan pemilik Akademy Sepak Bola ASIFA, Aji Santoso.

Pria yang kini melatih Persebaya itu menjamin jika akademi sepak bola berjalan dengan baik maka dipastikan Timnas Indonesia level usia muda seperti Timnas U-16, Timnas U-17 dan U-19 tidak akan sulit mencari pemain muda berkualitas.

Advertisement

Saat ini Timnas U-16 dan Timnas U-19 sedang melakukan pemusatan latihan untuk persiapan beberapa turnamen. Timnas U-16 yang dilatih Bima Sakti menjalani pemusatan latihan di Bekasi untuk persiapan terjun di Piala Asia U-16 di Bahrain November mendatang. Sedangkan U-19 akan terjun di Piala AFC U-19 di Uzbekistan, Oktober mendatang.

"Tentu saja kalau para pemain itu melalui akademi sebelumnya, mereka sudah punya bekal ilmu bermain sepak bola yang baik itu seperti apa. Nah, kalau banyak akademi berdiri, tentu akan membantu penyediaan pemain bagi klub dan tentunya nanti untuk Timnas," kata Aji Santoso kepada Bola.com, Rabu (29/7/2020).

Aji Santoso mencontohkan di Akademi ASIFA miliknya, ratusan pemain dari level usia 15 tahun diajarkan bagaimana bermain sepak bola yang baik dengan diperkenalkan dasar teknik bermain sepak bola.

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pendidikan

Pelatih Persela, Aji Santoso, mendapat sambutan hangat dari Bonek pada laga Persebaya vs Persela di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (5/8/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Selain itu, pendidikan para murid pun sangat diperhatikan, karena seorang pemain sepak bola yang baik adalah pemain yang mempunyai kecerdasan sehingga bisa mengkombinasikan kemampuan di lapangan dengan sikap.

"Kami sudah memiliki SMP sendiri. Sedangkan untuk SMU masih bekerja sama dengan SMU 7 Malang. Selain pendikan formal, kami pun perhatikan pendidikan agama. Dan tentunya, kami ajarkan bagaimana bermain sepak bola yang baik," ujar Aji Santoso yang saat bermain kenyang pengalaman bersama Timnas Indonesia.

Jebolan dari Akademi ASIFA ini kata Aji Santoso tersebar di beberapa klub Liga 1 terutama saat bergulirnya Elite Pro Academy (EPA) tahun lalu. Keberadaan EPA gagasan PSSI itu kata Aji Santoso sangat membantu penyaluran pemain dari akademi-akademi yang ada di Indonesia.

"Banyak pemain-pemain dari ASIFA yang memperkuat klub-klub Liga 1 saat EPA U-16 musim lalu. Tentu sangat bagus ada EPA, karena akademi yang ada bisa menyalurkan pemainnya ke klub Liga 1 dan tentunya akan membantu PSSI dalam pencarian pemain-pemain muda," Aji Santoso mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait