Bukti Kecerdikan Pelatih Lyon Saat Singkirkan Manchester City dari Liga Champions

oleh Erwin Fitriansyah diperbarui 16 Agu 2020, 06:56 WIB
Pelatih Lyon, Rudi Garcia, saat melawan Manchester City pada perempat final Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Sabtu (15/8/2020). Lyon menang 3-1 atas Manchester City. (Franck Fife/Pool/via AP)

Bola.com, Jakarta - Wakil Perancis, Lyon, sukses menyingkirkan Manchester City dari panggung Liga Champions. Lyon unggul 3-1 atas City pada babak perempat final yang dihelat di Estádio José Alvalade Lisbon, Portugal, Minggu (16/6/2020) dinihari WIB.

Keberhasilan Lyon itu tak lepas dari kejelian pelatih Rudi Garcia. Jika dibanding pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sebetulnya Rudi tak dibekali pemain yang bergelimang bintang.

Advertisement

Salah satu kejelian Rudi adalah saat ia memasukkan Moussa Dembele menggantikan Memphis Depay pada menit ke-75, saat skor masih imbang 1-1. Keputusan itu menjadi kunci keberhasilan Lyon karena Dembele kemudian mencetak dua gol.

"Moussa kecewa saat tahu dia tidak bermain sebagai starter. Tapi saya katakan ke dia sebelum pertandingan, dia akan menjadi pemain yang sangat penting saat dia masuk sebagai pengganti," kata pelatih asal Perancis itu.

 

2 dari 2 halaman

Bukan Favorit

Para pemain Lyon melakukan selebrasi usai menaklukkan Manchester City pada perempat final Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Sabtu (15/8/2020). Lyon menang 3-1 atas Manchester City. (Franck Fife/Pool Photo via AP)

Pria berusia 56 tahun itu merujuk pada keberhasilan pemain pengganti menjadi penentu pada laga perempat final lain yang dijalani Paris Saint-Germain dan RB Leipzig.

Ketika menang 2-1 atas Atalanta, PSG tertolong oleh aksi Kylian Mbappe yang masuk sebagai pemain pengganti. Hal yang sama dilakukan Tyler Adams yang mencetak gol ketika Leipzig menyingkirkan Atletico Madrid.

Keberhasilan Lyon melaju ke semi final Liga Champions ini bisa dibilang merupakan kejutan. Pasalnya di babak sebelumnya Lyon juga menyingkirkan tim bertabur bintang, Juventus, melalui agresivitas gol tandang. Lyon unggul 1-0 kala menjamu Juventus dan kalah 1-2 di leg kedua.

"Saya bangga dengan para pemain. Kami percaya pada diri sendiri. Kami tahu bukan favorit dan kami menghadapi tim yang top. Kesuksesan kami disebabkan oleh semangat yang kami miliki. Semua bekerja sama satu sama lain dan pemain pengganti sangat membantu," tegas Rudi.

Pada laga semi final Liga Champions 2019/2020 yang digelar di Estádio José Alvalade Lisbon, Portugal, Kamis (20/8/2020), Lyon akan menghadapi raksasa Jerman, Bayern Munchen. 

Sumber: uefa.com