4 Pemilik Klub Sepak Bola Paling Tajir, Ada yang Punya 3 Tim Sekaligus

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 26 Sep 2020, 14:30 WIB
PETER RIGAUD/AFP

Bola.com, Jakarta - Sepak bola adalah satu di antara olahraga yang melibatkan perputaran uang sangat besar. Tidak heran, pemilik klub biasanya merupakan orang kaya raya yang selain gila bola, juga rela menggelontorkan uang demi meraih prestasi.

Selain itu, Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di dunia. Wajar apabila menarik minat banyak orang. Tak hanya permainannya saja, tetapi bisnis di dunia sepak bola pun banyak menarik peminat.

Advertisement

Belakangan, ada juga banyak orang kaya yang 'bermain' di sepak bola. Mereka mengubah klub-klub yang semula biasa-biasa saja menjadi klub top atau klub yang sudah besar menjadi lebih besar.

Chelsea dan PSG adalah contoh ideal klub yang berkembang pesat setelah beralih ke pemilik baru. Lalu, ada TSG Hoffenheim dan RB Leipzig di Jerman yang melesat sejak punya pemilik baru.

Sepak bola memiliki daya pikat tersendiri buat orang-orang yang memiliki uang dan siap mengambil risiko memutar roda bisnisnya di sini. Bahaya kebangkrutan dan tantangan menangani industri di dalamnya ada di depan mata.

Namun jika sukses dan berhasil, baik secara bisnis maupun prestasi di lapangan, sepak bola merupakan ladang uang buat mereka yang 'bermain'. Apalagi dalam sepak bola modern, kekuatan finansial kerap kali menentukan.

Berikut ini pemilik klub sepak bola paling tajir di dunia, beberapa di antaranya bahkan memiliki sampai tiga tim sekaligus!

Video

2 dari 5 halaman

1. Sheikh Mansour (Manchester City, Melbourne City, New York City)

Pemilik Manchester City asal Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour. (AFP/Andrew Yates)

Sheikh Mansour menjadi sosok yang paling penting bagi kebangkitan Manchester City di Inggris maupun Eropa. Dengan kekayaan yang ia miliki, Sheik Mansour berhasil mendatangkan pemain bintang top Eropa ke Etihad Stadium untuk mendongkrak performa The Citizens.

Sejak kedatangan Sheikh Mansour, Manchester City langsung menjadi tim papan atas Premier League. Selain itu, City pun dikenal sebagai klub yang paling jor-joran dalam mengeluarkan uang untuk membeli pemain.

Tak hanya Manchester City, pria asal Dubai, Uni Emirat Arab ini juga memiliki beberapa klub lain, seperti New York City dan Melbourne City. Total kekayaan bersih Sheikh Mansour mencapai 30 miliar dolar atau setara dengan Rp 447 triliun.

 

3 dari 5 halaman

2. Dietrich Mateschitz (Red Bull Salzburg, RB Leipzig, NY Red Bulls)

Pemain RB Salzburg merayakan gol yang dicetak oleh Patson Daka ke gawang Liverpool pada laga persahabatan di Stadion Red Bull Arena, Salzburg, Selasa (25/8/2020). Kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2. (AP Photo/Matthias Schrader)

Dietrich Mateschitz merupakan investor asal Austria yang memiliki bisnis di bidang minuman energi, Red Bull.

Dengan kekayaan mencapai 26,9 miliar dolar atau setara dengan Rp 401 triliun, Dietrich diketahui menanamkan modalnya di tiga klub sepak bola, yakni Red Bull Salzburg, RB Leipzig, dan NY Red Bulls.

Uniknya, ketiga klub tersebut bermain di tiga kompetisi berbeda, walaupun memiliki nama yang hampir sama. Red Bull Salzburg bermain di Liga Austria, RB Leipzig bermain di Bundesliga, Jerman. Sementara NY Red Bulls bermain di Major League Soccer (MLS).

Jangan bisnis Redbull Sport juga merambah beberapa negara lain seperti di Brasil.

 

4 dari 5 halaman

3. Andrea Agnelli & keluarga (Juventus)

Presiden Juventus, Andrea Agnelli. (AP Photo/Matthias Schrader)

Keluarga Agnelli secara turun temurun sudah memimpin Juventus sejak 1923. Pada tahun 2010, Andrea Agnelli menggantikan Jean-Claude Blanc sebagai presiden baru klub Juventus.

Gelar scudetto sebanyak sembilan kali secara beruntun menjadi pembuktian kesuksesan Andrea Agnelli dalam menangani Si Nyonya Tua. Tak hanya itu, ia pun berhasil mendatangkan superstar Portugal, Cristiano Ronaldo, dengan mahar 117 juta euro pada tahun 2018.

Andrea Agnelli tercatat memiliki kekayaan senilai 19,1 miliar dolar atau setara Rp285 triliun.

 

5 dari 5 halaman

4. Dietmar Hopp (Hoffenheim)

Presiden Hoffenheim, Dietmar Hopp, mendapat penghormatan dari pemain Bayern Munchen pada laga pekan ke-24 Bundesliga Jerman, di PreZero Arena, Sabtu (29/2/2020). Padahal, Hopp mendapat kritikan dari pendukung Bayern. (AFP/Daniel Roland)

Dalam waktu kurang dari 10 tahun, Hoffenheim berhasil bermain di kasta tertinggi sepak bola Jerman, Bundesliga. Tentu hal tersebut tak lepas dari pemilik klub, Dietmar Hopp yang rela menggelontorkan dana yang fantastis untuk Hoffenheim.

Puncaknya, pada tahun 2017/18 Hoffenheim berhasil lolos ke Liga Champions kala itu. Namun, Hopp dibenci oleh penggemar sepak bola Jerman karena dianggap membeli kesuksesan di dunia sepak bola.

Terlepas dari hal itu, Dietmar Hopp menempati peringkat ke 72 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes pada tahun 2020. Kekayaan Hopp ditafsir mencapai 18,5 miliar dolar atau setara dengan Rp 276 triliun.

Sumber: Sportmob

Disadur dari: Bola.net (Hendra Wijaya/Asad Arifin)