Bek Senior Arema FC Tak Ingin Larut dalam Ketidakpastian Shopee Liga 1

oleh Iwan Setiawan diperbarui 15 Okt 2020, 19:15 WIB
Bek Arema FC, Ahmad Alfarizi. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kontestan Shopee Liga 1 2020 sudah sepakat melanjutkan kompetisi pada 1 November mendatang. Itu sesuai dengan hasil extraordinary meeting antara PSSI, PT Liga Indonesia baru dan klub di Yogyakarta pada Selasa (13/10/2020).

Hanya, masih ada sebuah kekhawatiran di benak pelaku sepak bola. Kesepatan yang sudah terjadi bisa batal jika masih belum ada izin dari Kepolisian. Humas Polri juga sudah tegas tidak akan memberikan ijin keramaian selama pandemi virus corona dan Pilkada (Desember 2020).

Advertisement

Kondisi ini membuat klub, pemain, pelatih dan semua yang terlibat dalam sepak bola dihadapkan dengan ketidakjelasan lagi.

Di tengah kondisi ini, bek senior Arema FC, Ahmad Alfarizi tidak ingin larut dalam kegalauan. Dia memilih fokus mengikuti rutinitas latihan di tim berjuluk Singo Edan. Arema tetap melakukan persiapan dengan asumsi kompetisi digelar awal bulan depan.

Dia juga tidak jenuh menjalani persiapan tanpa pertandingan resmi.

“Sekarang saya anggap rutinitas latihan ini sekaligus jaga kondisi. Memang ini pekerjaannya pemain sepak bola. Sekaligus persiapan kalau sewaktu-waktu Liga 1 lanjut,” jelas pemain berusia 30 tahun ini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Format Liga

Asisten pelatih Arema, Kuncoro, memberikan instruksi kepada deratan pemain belakang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Alfarizi tak mau berandai-anda mengenai nasib kompetisi. Beredar beberapa wacana perubahan format Liga 1. Jika kompetisi bergulir usai Pilkada, itu artinya bisa akhir Desember atau Januari tahun 2021.

Fformat kompetisi juga bisa berganti menjadi turnamen agar lebih singkat. Terkait wacana itu, Alfarizi menyerahkan sepenuhnya operator kompetisi. Baginya, kompetisi atau turnamen, itu sama saja.

“Intinya kan tetap bertanding. Baik itu kompetisi maupun turnamen. Kalau kompetisi juga tidak ada degradasi. Jadi, sama saja format apa yang akan digunakan. Semoga keputusan yang diambil terbaik buat kita semua,” sambungnya. 

 

Berita Terkait