Kiper Persikabo Berharap Polisi Buka Mata Hati Beri Izin Lanjutan Shopee Liga 1

oleh Nandang Permana diperbarui 16 Okt 2020, 13:15 WIB
Kiper anyar Tira Persikabo, Dwi Kuswanto. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Bola.com, Bogor - Kiper senior Persikabo, Dwi Kuswanto berharap pihak kepolisian membuka hatinya dengan mengeluarkan izin lanjutan Shopee Liga 1 2020. Bukan tanpa alasan menurut Dwi Kuswanto banyak dampak jika kompetisi sepak bola tidak dilanjutkan.

Hingga saat ini kepolisian memang belum mengeluarkan izin untuk lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang rencananya mulai dihelat awal November mendatang.

Advertisement

Meski hampir semua klub kontestan pada manager meeting 13 Oktober lalu sudah menyatakan kesiapan nyata, kepolisian tetap tidak mengeluarkan izin dengan alasan grafik penularan virus corona masih tinggi pada beberapa daerah di Indonesia.

"Ya, saya berharap pihak kepolisian membuka hati untuk memberikan izin kepada kelanjutan kompetisi," kata Dwi Kuswanto kepada Bola.com, Jumat (16/10/2020).

"Karena secara tidak langsung, berjalannya kompetisi itu sudah pasti membuka lapangan pekerjaan dan menghidupkan usaha-usaha kecil di masyarakat," lanjutnya.

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Demi Piala Dunia U-20

Kiper Tira Persikabo, Dwi Kuswanto, saat melawan Arema FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). Tira Persikabo takluk 0-2 dari Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lebih lanjut Dwi Kuswanto yang pernah memperkuat Persela Lamongan menyebut pihak kepolisian harus pula ikut menyukseskan perhelatan Piala Dunia U-20 2021, Mei mendatang.

Jika kompetisi Liga 1 kembali berlanjut, maka para pemain muda yang mempunyai kualitas bisa terpantau agar bisa memperkuat Garuda Muda di Piala Dunia U-20 2021 nanti.

Semua berharap, di Piala Dunia U-20, Garuda Muda tidak hanya numpang lewat, melainkan bisa berprestasi. Untuk itu, para pemain muda perlu diberikan kesempatan bermain yang luas agar bisa mengeluarkan kemampuannya.

Untuk mengasah kemampuan dan mental, para pemain muda itu harus dimainkan dalam kompetisi yang ketat, seperti Liga 1.

"Sebagai pemain tentu harapanya itu. Dan dengan kompetisi berlanjut, maka dipastikan para pemain muda yang akan tampil di Piala Dunia U-20 mempunyai tempat untuk mengasah kemampuaan dan mentalnya," Dwi Kuswanto mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait