Stefano Cugurra dan Deretan Pelatih dari Negeri Samba yang Berkiprah di Liga Indonesia, Siapa yang Sukses?

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 25 Okt 2020, 08:15 WIB
Gomes de Oliveira, Stefano Cugurra dan Jacksen Tiago. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Sepak bola Brasil memang menjadi satu di antara beberapa kiblat sepak bola bagi negara-negara lain di dunia, termasuk Indonesia. Hal itu bisa dibuktikan dengan cukup banyak pemain dan pelatih asing asal Negeri Samba itu yang berkarier di Tanah Air, mulai Liga Indonesia hingga era Liga 1.

Bicara khusus soal pelatih, memang masih dalam hitungan jari jika membahas pelatih asal Brasil yang berhasil membuktikan kualitasnya sebagai arsitek tim dengan menggondol gelar juara di Indonesia. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa pesona pelatih asal Brasil memang memiliki daya tarik tersendiri bagi klub-klub di Liga Indonesia.

Advertisement

Terkini adalah Stefano Cugurra yang kini menangani Bali United. Pelatih kelahiran Rio de Janeiro itu meraih kesuksesan di Indonesia dalam dua musim terakhir. Bahkan jika bicara soal gelar juara di Indonesia, pelatih yang karib disapa Teco itu punya pengalaman tiga kali menjadi juara di Tanah Air.

Menarik, tidak hanya Teco yang datang dari belahan bumi lain itu untuk berkarier di Indonesia. Sang ayah, Gildo Rodriguez, juga pernah datang ke Indonesia dan menangani Persebaya Surabaya. Saat itu Teco menjadi pelatih fisik di klub yang sama.

Namun, seperti halnya Gildo, cukup banyak pelatih asal Brasil yang juga tidak terlalu sukses ketika menangani klub di Indonesia. Bahkan yang terbaru, Sergio Farias pulang lebih cepat ke Brasil padahal belum memperlihatkan bukti kualitasnya bersama Persija Jakarta lantaran kompetisi Shopee Liga 1 2020 terhenti.

Selain itu juga ada nama Carlos Oliveira yang baru saja direkrut oleh Arema FC. Pelatih yang satu ini juga terbilang unik karena menjadi pelatih asal Brasil pertama dalam sejarah perjalanan tim berjulukan Singo Edan itu di pentas sepak bola Indonesia.

Kali ini Bola.com akan membahas mengenai sepak terjang pelatih-pelatih asal Brasil di Liga Indonesia. Siapa yang terbilang sukses?

Video

2 dari 7 halaman

Jacksen F. Tiago

Persipura Jayapura - Jacksen F. Tiago (Bola.com/Adreanus Titus)

Kalau menilai kesuksesan, harus diakui dan tidak akan ada yang membantah jika Jacksen F. Tiago merupakan pelatih asal Brasil yang paling sukses sejauh ini di Liga Indonesia. Bahkan ia sudah meraih kesuksesan di Tanah Air sejak masih aktif sebagai pemain.

Namun, kali ini kita benar-benar hanya akan membahas perannya sebagai seorang pelatih. Jacksen Tiago sejauh ini sudah berhasil mempersembahkan empat gelar juara liga. Pencapaian tersebut pertama kali diraihnya ketika menangani Persebaya Surabaya di Liga Indonesia 2004.

Kemudian Jacksen berhasil membawa Persipura Jayapura tiga kali angkat trofi pada era Indonesia Super League, yaitu pada musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2012-2013.

Selain menangani kedua klub tersebut, Jacksen Tiago juga beberapa kali menangani klub-klub Indonesia lainnya, seperti Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, hingga Barito Putera. Kini Jacksen Tiago kembali menangani Persipura.

3 dari 7 halaman

Stefano Cugurra

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, saat melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5). Persija menang 1-0 atas Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Seperti dibahas di pengantar tadi, Stefano Cugurra merupakan pelatih yang tiga kali merasakan gelar juara kompetisi di Indonesia. Ia meraih gelar juara untuk pertama kali ketika masih menjadi pelatih fisik di Persebaya Surabaya pada Liga Indonesia 2004. Saat itu, Teco menjadi pelatih fisik di bawah komando Jacksen Tiago.

Kemudian Teco cukup banyak menghabiskan karier kepelatihannya dengan melatih klub-klub Thailand, seperti Chiangrai United, Phuket, Osotspa Samut Prakan, dan Royal Thai Navy.

Memutuskan kembali ke Indonesia pada akhir 2016, Teco mengantar Persija Jakarta kembali bersaing di papan atas pada Liga 1 2017. Tak sampai di situ, klub ibu kota itu akhirnya dibawa meraih gelar juara pada musim selanjutnya.

Teco membuka musim yang luar biasa bersama Persija dengan menjadi juara Piala Presiden 2018. Setelah itu gelar juara Liga 1 2018 pun diraihnya bersama Macan Kemayoran.

Kesuksesan pada musim 2018 membuat Teco banjir tawaran. Bali United yang berambisi menjadi juara pun menginginkan jasanya dan sukses mendapatkannya pada musim 2019. Akhirnya, dengan modal lini serang yang sudah apik dari musim sebelumnya, ditambah sejumlah personel baru di lini pertahanan yang dibawa oleh Teco, Bali United menjadi juara Liga 1 2019.

Hingga kini Teco masih bersama Bali United di Shopee Liga 1 2020.

4 dari 7 halaman

Oswaldo Lessa

Pelatih Persipura di Liga 1 2018, Oswaldo Lessa. (Bola.com/Aditya Wany)

Oswaldo Lessa merupakan pelatih asal Brasil yang juga sudah lama berkecimpung di sepak bola Indonesia. Kariernya di Tanah Air dimulai ketika membantu Jacksen Tiago di Persipura Jayapura sebagai pelatih fisik pada 2009.

Selama enam tahun hingga 2015, Oswaldo Lessa memang berkarier sebagai pelatih fisik. Namun, pada 2015 ia promosi menjadi pelatih kepala Persipura. Sayangnya, hal itu hanya berlangsung selama satu tahun.

Oswaldo Lessa kemudian merapat ke Madura United dan menjadi asisten pelatih sekaligus fisioterapis di sana. Pada 2017, Oswaldo datang ke Palembang dan menangani Sriwijaya FC.

Ia kemudian kembali ke Persipura pada 2018 dan pada awal 2020 sempat dipercaya menjadi asisten pelatih merangkap penerjemah di Persija Jakarta ketika klub ibu kota itu mendatangkan pelatih asal Brasil lainnya, Sergio Farias.

5 dari 7 halaman

Gomes de Oliveira

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira, saat melawan Persija Jakarta pada laga Liga 1 2019 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (20/8). Persija menang 3-0 atas Kalteng Putra. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Satu lagi pelatih asal Brasil yang sudah cukup lama berkarier di Indonesia. Gomes de Oliveira, pelatih yang awal kariernya menagnani Persebaya U-21 pada 2008.

Gomes kemudian sempat dipercaya menjadi asisten pelatih di Persebaya pada 2009. Kemudian ia menjalani karier sebagai pelatih kepala dan berpindah-pindah klub, mulai dari Perseru Serui, Persiwa Wamena, Persela Lamongan, Persiram Raja Ampat, dan Madura United.

Gomes de Oliveira kemudian menangani Kalteng Putra hingga saat ini. Pelatih berusia 48 tahun itu sempat gagal membawa timnya bertahan di Liga 1 2019.

Namun, ia tetap dipercaya untuk bisa mengembalikan Laskar Isen Mulang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

 

6 dari 7 halaman

Carlos Oliveira

Pelatih baru Arema FC, Carlos Carvalho de Oliveira. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Carlos Oliveira merupakan pelatih asal Brasil terkini yang berlabuh di Indonesia. Pelatih asal Brasil itu baru pertama kali menangani klub Indonesia setelah bergabung bersama Arema FC dalam persiapan Shopee Liga 1 2020.

Arema FC mendatangkan pelatih asal Brasil itu setelah Mario Gomez, pelatih yang ditunjuk pada awal musim, memutuskan pergi dan kembali ke Borneo FC ketika kompetisi terhenti lantaran pandemi COVID-19.

Datangnya Carlos Oliveira ke Arema FC terbilang menarik. Pelatih asal Brasil ini merupakan pelatih pertama asal Negeri Samba yang pernah menangani Singo Edan dalam perjalanan klub selama 33 tahun.

Ya, sebelumnya, Arema FC terbilang tidak pernah sekalipun mendatangkan pelatih asal Brasil untuk menangani skuat Singo Edan. Tapi, kali ini mereka membuat pengecualian dan Carlos Oliveira diharapkan bisa menjadi pelatih Brasil pertama yang meraih kesuksesan pula bagi tim kesayangan Aremania itu.

7 dari 7 halaman

Deretan Pelatih asal Brasil yang Sempat Berkarier di Indonesia

Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, saat memantau sesi latihan di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Pria asal Brasil ini akan memimpin pasukan Macan Kemayoran untuk mengarungi Liga 1 musim depan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

1. Stefano Cugurra Teco (Bali United)

2. Jacksen F. Tiago (Persipura Jayapura)

3. Carlos Oliveira (Arema FC)

4. Gomes de Oliveira (Kalteng Putra)

5. Luciano Leandro (Persipura Jayapura-2019)

6. Osvaldo Lessa (Persipura Jayapura - 2019)

7. Wanderley da Silva (Perseru Badak Lampung - 2019)

8. Amilton Silva (Persipura Jayapura - 2018)

9. Jaino Matos (Persiba Balikpapan - 2016)

10. Paulo Camargo (Persija Jakarta - 2016)

11. Fabio Oliveira (Persebaya Surabaya - 2013)

12. Gildo Rodriguez (Persebaya Surabaya - 2006)

13. Toni Netto (Persipura Jayapura - 2006)

14. Carlos De Mello (PSM Makassar - 2006)

15. Edson Tavares (Persija Jakarta-2019, Borneo FC-2020)

16. Sergio Farias (Persija Jakarta-2020)

Berita Terkait