Liga Italia: Banding Ditolak, AS Roma Dianggap Kalah 0-3 dari Hellas Verona karena Turunkan Pemain Ilegal

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 11 Nov 2020, 12:45 WIB
Gelandang AS Roma, Amadou Diawara mencetak gol ke gawang Torino pada pekan ke-37 Liga Italia di stadion Grande Torino di Turin, Rabu (29/7/2020). AS Roma berhasil mengalahkan tuan rumah Torino 3-2 meski sempat tertinggal lebih dulu. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - CEO AS Roma, Guido Fienga, menganggap penolakan banding mereka terhadap kekalahan 0-3 dari Hellas Verona sebagai sesuatu yang 'sangat tidak adil.'

Pertandingan tersebut berakhir 0-0 pada pembukaan Serie A musim 2020-2021. Akan tetapi, masalah muncul karena AS Roma dianggap memainkan pemain yang ilegal.

Advertisement

Pemain yang dimaksud adalah Amadou Diawara. Karena telah berusia 23 tahun, AS Roma seharusnya mendaftarkannya di kompetisi Serie A, namun hal tersebut tidak dilakukan.

AS Roma mengklaim tidak mendapat komunikasi langsung dari FIGC mengenai Amadou Diawara. Mereka tetap memainkannya karena merasa tak ada yang salah.

“Dengan segala hormat, saya tidak bisa menyembunyikan ketidakbahagiaan saya atas sebuah keputusan yang saya anggap sangat tidak adil,” kata CEO Roma Fienga kepada kantor berita ANSA.

"AS Roma melakukan semua yang kami bisa dengan mengusulkan banding. Kami mau keadilan, tapi dtolak mentah-mentah."

Video

2 dari 2 halaman

Ditolak

Pengadilan banding FIGC memutuskan banding klub 'tidak berdasar'. Mereka kemudian menganggap AS Roma kalah 0-3 meski sebetulnya laga berakhir dengan skor imbang 0-0.

Saat ini, Roma tertinggal tiga poin dari pemimpin klasemen Serie A Milan dengan 14 poin dalam tujuh pertandingan pembukaan musim ini, sementara Verona sejauh ini telah mengumpulkan 12 poin.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait