Liga Italia: Sering Jadi Cadangan, Christian Eriksen Menyesal Gabung Inter Milan

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Nov 2020, 19:46 WIB
3. Christian Eriksen - Gelandang 28 tahun ini memiliki kemapuan untuk menguasai lini tengah dan membantu serangan Inter Milan. Eriksen diprediksi akan mampu membongkar lini pertahanan Sevilla pada laga final Liga Europa nanti. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Copenhagen - Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen, mencurahkan perasaan terkait nasibnya yang sering duduk di bangku cadangan. Eriksen mengaku tak menduga jika dirinya hanya menjadi pelapis di Inter. 

Christian Eriksen tak menjadi pilihan utama pelatih Inter Milan, Antonio Conte. Diboyong dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020, pemain asal Denmark itu lebih sering duduk di bangku cadangan ketimbang tampil di lapangan.

Advertisement

Musim ini, Eriksen baru membukukan 301 menit tampil dari tujuh pertandingan yang dimainkannya di semua ajang. Sebagian besar laga yang dimainkan Eriksen bermula dari bangku cadangan.

"Situasi saat ini bukan seperti yang saya impikan. Saya rasa semua pemain ingin bermain sebanyak mungkin, akan tetapi pelatih pada akhirnya memutuskan siapa yang bermain di lapangan," kata Christian Eriksen kepada TV2 Sport seperti dikutip Football Italia, Jumat (13/11/2020).

Eriksen benar-benar tak bisa mengerti dengan nasibnya saat ini di Inter. Namun, sebagai pemain profesional dirinya tetap menghormati keputusan Conte sebagai pelatih Inter Milan.

"Ini merupakan situasi yang sangat aneh karena suporter ingin melihat saya lebih banyak bermain. Begitu juga dengan saya, namun pelatih memiliki ide yang berbeda dan sebagai pemain saya harus menghormati itu," ujar Eriksen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Buka Peluang Hengkang

Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Getafe pada laga 16 besar Liga Europa 2019/2020 di Veltins Arena, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB. Inter Milan menang 2-0 atas Getafe. (AFP/Lars Baron/pool)

Christian Eriksen memang masih terikat kontrak jangka panjang bersama Inter Milan yakni sampai 30 Juni 2024. Namun, pemain berusia 28 tahun itu tak ingin menutup peluang untuk hengkang ke klub lain, mengingat situasinya saat ini sedang sulit di Inter.

"Untuk saat ini, saya hanya berkosentrasi pada permainan sepak bola. Lalu, kita akan melihat kapan bursa transfer terbuka apakah akan terjadi sesuatu atau tidak," ucap Eriksen.

Paris Saint-Germain kabarnya menjadi klub yang tertarik mengamankan jasa Eriksen. Klub asal Prancis itu siap melayangkan tawaran resmi kepada I Nerazzurri pada bursa transfer Januari 2021.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait