Kurniawan Dwi Yulianto: Liga Malaysia Bisa Jadi Batu Loncatan untuk Pemain Indonesia

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 06 Des 2020, 19:45 WIB
Pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Sabah - Kurniawan Dwi Yulianto menyambut baik pemain Indonesia yang berkarier di Malaysia. Menurutnya, kompetisi di Negeri Jiran bakal memberikan pelajaran baru bagi pemain Indonesia.

Invasi pemain Indonesia ke Malaysia telah dimulai. Ryuji Utomo menjadi pesepak bola pertama yang hijrah ke Negeri Jiran untuk musim depan.

Advertisement

Ryuji dipinjamkan Persija Jakarta ke Penang FC. Bek berusia 25 tahun ini akan bermain untuk tim promosi tersebut selama semusim.

"Kepindahan pemain Indonesia ke Malaysia tentu bagus. Ada tantangan baru dan bisa menjadi batu loncatan untuk nantinya bisa bermain di level kompetisi yang lebih tinggi," ucap Kurniawan Dwi Yulianto.

Setelah Ryuji, sejumlah pemain Indonesia diyakini akan menyusul ke Negeri Jiran. Beberapa nama, seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, Riko Simanjuntak hingga Stefano Lilipaly terus dikait-kaitkan dengan klub asal Malaysia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Dilepas Sabah FA

Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Sabah FA. (Bola.com/Aditya Wany)

Pada musim lalu, Kurniawan Dwi Yulianto melatih Sabah FA di Liga Malaysia. Legenda Timnas Indonesia berhasil menyelamatkan tim dari jeratan turun kasta.

Setelah membawa Sabah FA bertahan di Liga Super Malaysia, kontrak Kurniawan Dwi Yulianto justru tidak diperpanjang. Pelatih berusia 44 tahun itu tengah mencari pelabuhan selanjutnya.

"Sekarang posisi saya sedang menunggu. Memang ada klub yang sudah berbicara dengan saya setelah dari Sabah FA. Tapi belum ada pembicaraan lebih lanjut. Soal klubnya, nanti saja kalau sudah pasti," imbuh Kurniawan Dwi Yulianto.

Berita Terkait