Caio Ruan Jadi Korban Cedera Latihan Perdana Arema FC

oleh Iwan Setiawan diperbarui 23 Feb 2021, 18:15 WIB
Pemain asing Arema FC, Caio Ruan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Caio Ruan menjadi satu-satunya pemain asing Arema FC yang sudah bergabung dalam latihan perdana Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (22/2/2021) sore WIB. Sayangnya, dia justru menjadi korban dalam latihan tersebut, di mana Caio tidak bisa menuntaskan sesi small side game pada akhir latihan karena masalah di paha kirinya.

Setelah menemui dokter tim, Nanang Tri Wahyudi, di pinggir lapangan, Caio tidak lagi melanjutkan latihan. Baru ketika pertandingan sudah selesai, dia bergabung lagi.

Advertisement

"Untuk Caio, ada otot paha yang tertarik. Sebelum terlambat, langsung ditarik keluar untuk istirahat karena ada rasa sakit ketika bergerak eksplosif atau melepaskan umpan jauh," ujar Fisioterapis Arema FC, Reta Arroyan.

Selain Caio, ada juga pemain binaan akademi Arema FC yang mendapatkan perawatan, bahkan cukup lama, yaitu Bramantio Ramadhan. Ia tergeletak setelah berduel dengan Seiya da Costa dan Ahmad Alfarizi.

"Kalau Bram tetap bisa ikut latihan, hanya kaget saja ketika benturan. Jadi tidak ada masalah," ujar Reta.

Akibat cedera yang dialaminya, Caio Ruan tidak akan berlatih bersama tim utama dalam lima hari ke depan. Bek jangkung ini harus lebih dulu melakukan terapi dan penguatan. Setelah dirasa sudah siap kembali, Caio akan segera berlatih bersama tim utama.

"Sekitar lima hari istirahat. Tapi, akan dilihat juga progres pemulihannya akan seperti apa," ujarnya.

Sebenarnya, tenaga Caio Ruan sangat dibutuhkan, mengingat stok stoper Arema FC menipis. Itu setelah bek muda Nurdiansyah tidak memperpanjang kontraknya. Sementara itu, Bagas Adi Nugroho masih mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta.

Video

2 dari 2 halaman

Sempat Cemas

Pemain asing Arema FC, Caio Ruan, mengalami cedera ketika menjalani latihan perdana bersama Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (22/2/2021) sore WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dalam small side game yang dilakukan Arema FC, ada beberapa kali duel keras yang terjadi. Tim utama dihadapkan dengan tim yang dihuni pemain muda dari akademi Arema dan yang baru terjaring mengikuti trial. Kedua tim sama-sama tidak mau kalah dan tempo permainan lumayan cepat.

Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, sempat khawatir melihat sesi game itu. Saat ada duel, rasa takut akan ada cedera muncul.

"Ini masih awal latihan, ada rasa khawatir juga. Seperti ketika latihan perdana saat Agustus 2020 lalu. Hanif Sjahbandi dan Kartika Ajie cedera serius," ujar Kuncoro.

Namun, ketika kondisi pemain suda 100 persen, Kuncoro tidak akan mempersoalkan banyaknya duel keras yang terjadi dalam latihan. Itu adalah gambaran bagaimana tim ngotot dan bisa terbawa dalam pertandingan.

"Kalau kondisinya sudah kembali, tidak masalah ada duel dalam latihan," tegasnya.