Curhat Neslihan Yigit, Tunggal Putri Turki yang Satu Pesawat dengan Rombongan Indonesia dan Harus WO dari All England 2021: Ini Tidak Adil

oleh Hendry Wibowo diperbarui 19 Mar 2021, 10:00 WIB
Pebulutangkis putri Turki, Neslihan Yigit. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Jakarta - Dipaksa mundurnya kontingen bulutangkis Indonesia dari ajang All England 2021 turut menyeret nama tunggal putri asal Turki, Neslihan Yigit.

Kamis (18/03/2021), Neslihan Yigit turut diumumkan oleh penyelenggara All England 2021 bahwa dirinya dinyatakan walkover (WO). Alasan WO ini sama dengan kontingen Indonesia.

Advertisement

Ya, Neslihan Yigit diketahui berada satu pesawat dengan Jonatan Christie dan kawan-kawan saat berangkat dari Instanbul, Turki menuju Birmingham, Inggris. Selanjutnya disebutkan ada satu penumpang di pesawat tersebut yang terkonfirmasi COVID-19.

Hanya saja ada perbedaan perlakuan antara Neslihan Yigit dengan wakil Indonesia. Para pemain Indonesia sudah dinyatakan mundur sejak Rabu atau Kamis dini hari WIB.

Sementara Neslihan Yigit masih tercantum dalam order of play pertandingan Kamis meski akhirnya turut diumumkan kalah WO. Dalam akun jejaring sosial Instagram, Neslihan Yigit pun curhat soal keputusan yang diberikan penyelenggara.

Menurutnya ia dan wakil Indonesia mendapat perlakuan tidak adil. "Saya pikir ini tidak adik," tulis Neslihan Yigit.

"Semua pemain dan staf di turnamen melakukan kontak dengan kami pada lima hari ini. Mereka bisa lanjut di turnamen. Saya dan tim Indonesia harus isolasi di kamar," lanjutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Isolasi Mendadak

Paras cantik Neslihan Yigit, pemain ganda putri Turki. (Bola.com/Arief Bagus)

Neslihan Yigit dan juga wakil Indonesia dipastikan punya persiapan seadanya lantaran harus menjalani isolasi mendadak di All England 2021.

Seperti Mohammad Ahsan yang mengaku hanya bermodal rendang dan cakalang. "Saya bawa rendang bawa cakalang, masakan mertua. Ada beberapa hari di sini, semoga rendangnya cukup tidak basi," kata ganda putra senior Indonesia itu.

Sebelumnya Manajer Tim Indonesia Ricky Soebagdja di All England 2021 mengatakan dari 24 orang skuad bulutangkis Tanah Air yang mengikuti ajang ini, ada empat orang yang tidak menerima email terkait perintah isolasi mandiri dari otoritas kesehatan Inggris, NHK UK.

Mohammad Ahsan mengaku dirinya termasuk satu dari empat orang yang tidak menerika email dari NHK UK. "Kita dari 24 orang, ada empat tidak dapat email," cerita Ahsan.

"Terakhir Koh Hendra (Setiawan) dapat surat dari hotel. Tapi saya tetap tidak dapat," lanjutnya.

Berita Terkait