Piala Menpora: Tanpa Dragan Djukanovic di Pinggir Lapangan, PSIS Siap Tempur dan Hancurkan Persikabo 1973

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Apr 2021, 15:11 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic (kiri) menerima kartu merah dari wasit Thoriq Alkatiri saat menghadapi Barito Putera dalam laga Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). PSIS bermain imbang 3-3 dengan Barito Putera. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Solo - PSIS Semarang tak masalah absennya pelatih Dragan Djukanovic dalam memberikan instruksi di pinggir lapangan pada laga matchday kedua Grup A Piala Menpora 2021 kontra Persikabo 1973, Kamis (25/3/2021). Asisten pelatih Imran Nahumarury mengaku akan terus berkomunikasi dengan Dragan Djukanovic selama pertandingan.

Pelatih Dragan Djukanovic mendapatkan kartu merah pada matchday pertama Grup A Piala Menpora 2021. Hal itu membuatnya tidak bisa memimpin langsung pasukan PSIS Semarang saat menghadapi Persikabo 1973 dan harus duduk di tribune.

Advertisement

"Kami tentu sangat menyayangkan kartu merah ke Coach Dragan. Namun, dia akan tetap bersama tim ini dan memberikan evaluasi. Dia akan terus berkomunikasi dengan saya selama pertandingan," kata Imran Nahumarury.

PSIS wajib meraih kemenangan untuk bisa menjaga persaingan di Grup A Piala Menpora 2021. Menghadapi Persikabo 1973, Imran Nahumarury menyebut klub berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu dalam kondisi siap tempur dan sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya.

"Memang sangat disayangkan ketika sudah unggul 3-0 malah kecolongan. Tira Persikabo adalah tim yang sudah siap sejak lama, tapi para pemain termotivasi untuk mendapatkan hasil maksimal pada laga besok," tegas Imran Nahumarury.

PSIS Semarang saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara Grup A Piala Menpora 2021 dengan raihan satu poin. Kemenangan atas Persikabo 1973 tentu bakal menguatkan posisi PSIS di puncak.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Antisipasi Semua Pemain

Gelandang PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Barito Putera dalam laga Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). PSIS bermain imbang 3-3 dengan Barito Putera. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Asisten pelatih Imran Nahumarury menegaskan PSIS Semarang tidak mengantisipasi Persikabo 1973 sebagai perorangan melainkan sebuah tim. Menurut Imran Nahumarury, semua pemain Persikabo 1973 wajib diwaspadai karena berpeluang memberikan ancaman.

"Kami tidak bisa melihat satu atau dua pemain yang bagus karena semua pemain mereka punya kualitas yang sama. Kami ingatkan kepada pemain tentang hal itu, bahkan untuk yang di bangku cadangan juga kami antisipasi," tegas Imran Nahumarury.

Pernyataan Imran Nahumarury cukup masuk akal mengingat PSIS bertekad meraih poin sempura dalam laga melawan Persikabo 1973. Belajar dari laga pertama, kelengahan sedikit bisa menentukan hasil akhir pertandingan.