Problem Ban Kembali Ancam Valentino Rossi di MotoGP Doha

oleh Hendry Wibowo diperbarui 02 Apr 2021, 17:00 WIB
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2021 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (07/03/2021). (Twitter/Petronas Yamaha SRT)

Bola.com, Jakarta - Valentino Rossi mengawali balapan debut bersama Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2021 dengan catatan buruk. Tampil pada seri perdana di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan lalu, ia hanya finis keempat.

Ekspektasi terhadap The Doctor cukup tinggi lantaran ia bisa finis keempat pada kualifikasi MotoGP Qatar. Namun problem degradasi ban belakang, kembali jadi momok menakutkan buat Valentino Rossi.

Advertisement

Dia sudah turun dari posisi keempat ke urutan tujuh pada lap pembuka. Kemudian ia mulai merasakan level keausan ban agresif ketika balapan baru berlangsung 7-8 lap. Masalahnya seri kedua bertajuk MotoGP Doha juga berlangsung di Losail, Qatar, akhir pekan ini.

Artinya dengan persiapan yang sangat mepet dan dihadapkan pada situasi balapan serupa, kans Valentino Rossi kembali dibebat problem keausan ban belakang di MotoGP Doha cukup besar.

Valentino Rossi pun mengungkapkan dirinya dan kru tim Petronas Yamaha SRT akan coba mencar solusi dari masalah di atas.

"Pada balapan pertama saya tidak secepat yang saya inginkan, jadi kami akan mencoba mengubah sesuatu pada setelan motor untuk meningkatkan usia ban belakang," kata Rossi.

"Dan mari kita lihat. Kami telah bekerja keras, kami melihat semua data dan kami harus berusaha untuk meningkatkan," lanjutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Melihat Data Pembalap Lain

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi. (Sepang Racing Team)

Lebih lanjut salah satu solusi yang akan dilakukan Valentino Rossi adalah melihat data milik pembalap Yamaha lainnya di MotoGP Qatar.

Seperti pembalap pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo yang mengeluhkan masalah serupa seperti Valentino Rossi, tapi masih bisa finis kelima.

"Saya berbicara dengan Fabio setelah balapan dan Fabio memiliki masalah yang sama (level keausan ban belakang agresif) dengan saya," Rossi menuturkan.

"Juga Fabio sedikit berbeda dibandingkan dengan Maverick (Vinales, pemenang MotoGP Qatar). Jadi data ini pasti penting untuk dicoba dipahami."

"Fabio punya masalah serupa tapi bagaimanapun dia bisa lebih kuat dari saya, pada akhirnya menyelesaikan balapan posisi kelima," lanjutnya.

Patut ditunggu tentunya apakah Valentino Rossi bisa kencang pada balapan MotoGP Doha. Karena sejatinya kecepatannya pada lap tunggal sangat baik.

 

Sumber: Crash.net