Presiden NOC Indonesia Tantang Timnas Basket Cetak Sejarah di FIBA Asia Cup 2021

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 14 Apr 2021, 15:00 WIB
Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menghadiri acara konferensi pers pelucuran logo FIBA Asia Cup 2021, di Jakarta, Selasa (13/4/2021). (Media NOC Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari memberi tantangan khusus kepada Timnas Basket Putra Indonesia menjelang perhelatan FIBA Asia Cup 2021.

Pria yang akrab disapa Okto itu meminta Abraham Damar dan kawan-kawan mengukir sejarah dengan masuk delapan besar di Piala Asia FIBA  2021 yang akan berlangsung di Jakarta pada 17-29 Agustus. 

Advertisement

“Saat federasi tampil sebagai penyelenggara event Asia atau dunia, prestasi juga harus  dipaksakan meningkat. Jadi saya memberikan tantangan kepada Timnas Basket Putra  Indonesia untuk mengukir sejarah dengan masuk delapan besar di Piala Asia 2021,”  kata Okto, sapaan karib Raja Sapta, setelah menghadiri jumpa pers peluncuran logo FIBA Asia Cup 2021 di Jakarta, Selasa (13/4/2021). 

Alasan Okto memberikan tantangan tersebut karena Federasi Bola Basket Internasional  (FIBA)  menetapkan syarat kepada Indonesia untuk berlaga di hadapan pendukung tuan  rumah pada penyelengaraan Piala Dunia 2023 Filipina-Jepang-Indonesia. Syaratnya , Indonesia masuk delapan besar di Piala Asia 2021. 

Okto meminta Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) bekerja keras memperhatikan program persiapan timnas, termasuk menghadapi FIBA Asia Cup 2021. Terlebih, pemerintah  Indonesia juga memiliki target untuk mendorong federasi olahraga nasional menggelar event olahraga level Asia dan dunia. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Demi Olimpiade 2032

Acara peluncuran logo FIBA Asia Cup 2021 resmi diluncurkan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (13/4/2021). (Media FIBA Asia Cup 2021)

“Tentu itu menjadi tantangan Perbasi untuk mengakselerasi program peningkatan prestasi basket. Waktunya juga sangat singkat, jadi memang dituntut untuk betul-betul  kreatif,” tambah Okto. 

Okto juga berharap Jakarta bisa tampil sebagai tuan rumah yang sukses di Piala Asia  FIBA 2021. Apalagi, kesempatan berharga ini didapatkan kembali setelah 28 tahun.  Sebagai informasi, Jakarta pernah menyelenggarakan Asian Basketball Confederation  Championship pada 1993. 

“Dengan kita membuka diri untuk mengambil event kancah Asia dan dunia itu  menunjukkan bahwa Indonesia pantas menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” kata Okto.