Jurgen Klopp Minta Maaf Setelah Ngejek Stadion Real Madrid: Saya Bercanda Kok

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 14 Apr 2021, 21:15 WIB
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, bersama Alex Oxlade-Chamberlain merayakan kemenangan atas Crystal Palace pada laga lanjutan Liga Inggris di Selhurst Park Stadium, Sabtu (19/12/2020) malam WIB. Liverpool menang 7-0 atas Crystal Palace. (AFP/Clive Rose/pool)

Bola.com, Liverpool - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp meminta maaf setelah mengejek stadion kandang alternatif Real Madrid, Estadio Alfredo pekan lalu.

Klopp menyebut stadion itu tidak layak dan seperti tempat latihan. Liverpool menghadapi Real Madrid di leg pertama perempat fina Liga Champions di stadion itu dan kalah 1-3.

Advertisement

"Orang-orang membuat banyak keributan tentang hal itu," kata Klopp kepada RMC Sport.

Pelatih asal Jerman itu menyesali perkataanya dan telah meminta maaf kepada mereka yang tersinggung. 

"Saya tidak ingin bersikap tidak sopan. Jika mereka berpikir bahwa Di Stefano adalah stadion yang mereka inginkan, itu baik-baik saja bagi saya," katanya.

"Mereka bermain di sana sepanjang musim. Saya tahu situasinya dan bahwa mereka sedang merenovasi Santiago Bernabeu atau saya tidak tahu persis apa yang mereka lakukan."

"Tidak apa-apa. Tapi jujur ​​saja, membuat cerita dari apa yang saya katakan adalah lelucon yang nyata. Jika seseorang mengira saya tidak sopan, saya minta maaf. Itu bukan niat saya," kata Jurgen Klopp.

Video

2 dari 3 halaman

Komentar Legenda Real Madrid

Striker Liverpool, Diogo Jota (kiri) menyundul bola di depan striker Real Madrid, Lucas Vazquez dalam laga leg pertama babak perempatfinal Liga Champions 2020/2021 di Alfredo di Stefano Stadium, Selasa (6/4/2021). Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Sebelumnya, Legenda Real Madrid, Jorge Valdano menanggapi Jurgen Klopp dengan menekankan bahwa Los Blancos tidak mendapatkan keuntungan dengan pindah ke stadion yang bernama lain Valdebebas.

"Yang harus Anda pertimbangkan adalah Real Madrid tidak bermain di Valdebebas untuk mendapatkan keunggulan," kata Valdano.

“Kalaupun main di Santiago Bernabeu atau Valdebebas juga tidak ada penonton. Oleh karena itu, Madrid sebenarnya kehilangan keuntungan dengan bermain di sana.

"Apa yang Ronald Koeman katakan juga benar. Real Madrid telah memanfaatkan situasi ini untuk membuat stadion abad ke-21, dan jika sudah siap, stadion yang akan terlihat seperti tempat latihan adalah Anfield jika kita membandingkan keduanya."

 

Sumber: RMC Sport via Tribal Football

3 dari 3 halaman

Liverpool Ketar-ketir di Liga Champions

Berita Terkait