Real Madrid Mulai Gerah dengan Sikap Mbappe, Florentino Perez: Tak Ada yang Tak Tergantikan

Real Madrid mulai kehilangan kesabaran terhadap Kylian Mbappe?

Bola.com, Jakarta - Situasi Kylian Mbappe di Real Madrid terus memanas. Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan akan menggelar pertemuan langsung dengan penyerang asal Prancis tersebut menyusul serangkaian kontroversi yang memicu keresahan di internal klub.

Ketegangan terbaru muncul setelah komentar terbuka Mbappe terhadap pelatih Alvaro Arbeloa seusai laga di Santiago Bernabeu, Kamis malam waktu setempat.

Pernyataan Mbappe dengan cepat menjadi sorotan global setelah ia mengklaim Arbeloa pernah mengatakan dirinya hanya menjadi penyerang pilihan keempat dalam skuad Real Madrid.

Mbappe juga menilai tim kehilangan arah pada paruh kedua musim ini. Komentar itu langsung dibantah Arbeloa.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Situasi Berubah Serius

Di tengah situasi tersebut, hubungan Mbappe dengan suporter Madrid juga mulai memanas. Saat masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, Mbappe justru mendapat siulan keras dari tribune Bernabeu.

Beberapa pekan terakhir, Mbappe memang terus berada dalam tekanan. Ia dikritik karena dianggap kurang menunjukkan komitmen penuh kepada tim.

Sorotan sempat muncul ketika Mbappe baru tiba di Madrid hanya 12 menit sebelum laga penting melawan Espanyol dimulai. Seminggu kemudian, ia sebenarnya diperkirakan masuk bangku cadangan saat El Clasico, tetapi namanya malah tidak masuk skuad sama sekali.

Menurut Diario AS, Florentino Perez sebenarnya sudah berencana berbicara dengan Mbappe sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.

Awalnya, pertemuan itu hanya dimaksudkan sebagai peringatan ringan terkait sejumlah tindakan yang dianggap kurang disiplin.

Namun, situasinya kini berubah menjadi lebih serius.

Mulai Khawatir

Perez dan jajaran direksi disebut mulai khawatir terhadap gestur publik Mbappe, sikapnya di ruang ganti, hingga hubungannya yang makin menjauh dari rekan-rekan setim.

Dalam pertemuan nanti, Perez ingin mengetahui niat Mbappe untuk musim depan sekaligus menegaskan kembali soal disiplin di dalam tim.

Kendati Perez pada Rabu lalu sempat menyebut Mbappe sebagai pemain terbaik Real Madrid, laporan yang sama menegaskan bahwa di klub tersebut "tidak ada seorang pun yang tak tergantikan".

Laporan itu juga menyebut komentar Mbappe kepada media dilakukan sebagai respons langsung terhadap Arbeloa. Hubungan keduanya dikabarkan memburuk dalam beberapa pekan terakhir akibat tiga insiden penting di internal tim.

Selain itu, Mbappe beberapa kali memberi sinyal bahwa dirinya lebih nyaman ketika Real Madrid masih ditangani Xabi Alonso pada awal musim.

Kapten Timnas Prancis itu juga disebut tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan klub memecat Alonso.

 

Sumber: Football Espana

Video Populer

Foto Populer