Rapor Pemain Persib Setelah Kalah dari Persija di Final Piala Menpora: Nilai Merah Victor Igbonefo

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 23 Apr 2021, 03:00 WIB
Rapor Pemain Persib Bandung di semifinal Piala Menpora 2021 leg kedua. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Sleman - Persib Bandung melewatkan kesempatan untuk lebih dekat dengan gelar Piala Menpora. Sebabnya, tim berjulukan Pangeran Biru itu kalah dari Persija Jakarta pada partai final leg pertama.

Persib Bandung dibungkam Persija 0-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (22/4/2021) malam WIB.

Advertisement

Persib bermain gugup di awal-awal pertandingan. Pangeran Biru seolah tidak menyangka Persija agresif menyerang. Belum lagi, komposisi tim berjulukan Macan Kemayoran membuat Supardi Nasir dan kawan-kawan terlihat kebingungan.

Persija bereksperimen dengan memarkir Marko Simic dan Ramdani Lestaluhu. Posisi keduanya digantikan oleh youngster tim ibu kota, Braif Fatari dan Taufik Hidayat.

Braif dan Taufik lah yang bikin lini pertahanan Persib kocar-kacir. Nama pertama berhasil membuka keran gol Persija pada menit pertama, disusul figur kedua tujuh menit berselang. Di sisa waktu yang ada, Pangeran Biru tidak mampu mengejar ketertinggalan.

Bagaimana rapor pemain Persib Bandung saat takluk 0-2 dari Persija? Berikut Bola.com mengulas satu per satu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 6 halaman

Kiper

Pemain PS Sleman, Kim Jefferey Kurniawan (tengah) menendang bola ke gawang Persib Bandung yang dijaga I Made Wirawan dalam pertandingan semifinal leg pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
  • Made Wirawan: 5

Kelengahan lini belakang bikin Made Wirawan tidak bisa berbuat apa-apa. Dua gol Persija bukanlah hasil kesalahan dari kiper berusia 39 tahun tersebut.

Sepanjang laga, Made menerima tiga tendangan ke arah gawang, dengan dua di antaranya berhasil diamankan. Namun, secara keseluruhan, permainan Made gagal membantu Persib meraih kemenangan.

3 dari 6 halaman

Bek

Pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar (tengah) menyundul bola dibayangi pemain Persib Bandung Victor Igbonefo (kanan) dalam laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
  • Nick Kuipers: 6

Nick Kuipers terlihat begitu kewalahan di awal-awal pertandingan. Bek asal Belanda itu kerap terkecoh oleh pergerakan Taufik Hidayat dan Osvaldo Haay. Pemain berpostur jangkung ini sempat bermain keras sehingga diganjar kartu kuning pada menit ke-23.

Namun, permainan Kuipers lebih baik di babak kedua. Ketenangannya mulai terlihat. Apalagi ketika berduel dengan Marko Simic, pemain beruisa 28 tahun itu hampir selalu menang.

  • Victor Igbonefo: 4

Victor Igbonefo menjadi pemain terburuk Persib. Bek naturalisasi ini menjadi biang keladi kekalahan Pangeran Biru.

Pada gol pertama Persija lewat Braif Fatari, Igbonefo terkecoh dengan pergerakan bola. Akibatnya, penjagaannya terhadap Braif lepas. Tanpa pengawalan, Braif 18 tahun itu leluasa untuk melepaskan tendangan melengkung ke gawang Made Wirawan.

Igbonefo juga membuat kesalahan pada gol kedua Persija. Alih-alih memotong bola umpan Riko Simanjuntak, bek gaek ini malah berusaha menutup ruang Braif di kotak penalti. Alhasil, bola liar tersebut disambar Taufik Hidayat.

  • Supardi Nasir: 5

Usia memang tidak bisa berbohong. Supardi kalah bertenaga ketimbang pemain-pemain sayap Persija seperti Osvaldo Haay dan Novri Setiawan.

Bek sayap berusia 38 tahun itu kerap kecolongan. Pada gol kedua Persija contohnya, Supardi malah berada di kotak penalti alih-alih head to head dengan Riko di sisi sayap.

  • Ardi Idrus: 5

Ardi Idrus tidak tampil buruk, namun tidak juga bermain baik. Celakanya, dua gol Persija bermula dari posisinya sebagai bek sayap kiri Persib.

Sebelum Braif mencetak gol, Ardi Idrus membiarkan Riko melepaskan umpan crossing ke kotak penalti Persib. Saat Taufik menciptakan gol kedua, Ardi malah tidak disiplin menjaga posisinya. Bek berusia 28 tahun itu hanya melongo ketika Taufik menyambar bola di sisi kiri lini pertahanan Persib.

4 dari 6 halaman

Lini Tengah

Pemain Persija Jakarta, Novri Setiawan (kanan) berebut bola dengan gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi, pada laga Final leg pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (22/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
  • Farshad Noor: 4,5

Lagi, Farshad Noor tidak tampil sesuai ekspektasi. Gelandang asal Afghanistan itu menjadi titik lemah Persib di lini tengah.

Selain tidak piawan dalam bertahan, Farshad juga kurang gereget dalam membantu serangan. Pemain berusia 26 tahun itu juga loyo ketika bertarung dengan para gelandang pekerja keras Persija.

Farshad akhirnya digantikan pada jeda babak kedua. Posisinya diisi oleh Dedi Kusnandar.

  • Abdul Aziz: 5

Persib kalah telak dari Persija terkait pertarungan lini tengah. Duet Abdul Aziz dan Farshad Noor kerap kewalahan menghadapi Marc Klok dan Rohit Chand.

Pada turun minum, Abdul Aziz ditarik keluar untuk memberikan jalan kepada Beckham Putra. Kebetulan, pemain berusia 27 tahun itu juga menderita cedera.

  • Febri Hariyadi: 5

Febri Hariyadi mati kutu di tangan Novri Setiawan. Pergerakan licin pemain Timnas Indonesia ini hampir tidak terlihat sama sekali.

Begitu Novri diganti Alfath Faathier pada pertengahan paruh pertama, Febri masih mati kutu. Akibatnya, pemain yang karib dipanggil Bow ini diganti pada jeda turun minum dengan Esteban Vizcarra.

  • Frets Butuan: 5,5

Frets Butuan, top scorer Persib di Piala Menpora, pembuat assist terbanyak kedua seteleh Febri Hariyadi, seolah tanpa kontribusi pada laga melawan Persija. Winger berusia 24 tahun itu tidak berkutik di hadapan Marco Motta.

Frets sempat diberikan kesempatan bermain di babak kedua untuk membuktikan pengaruhnya. Namun, Robert Alberts telah kehabisan kesabaran dan menggantinya dengan Ferdinand Sinaga di menit ke-67.

5 dari 6 halaman

Depan

Persib langsung tancap gas dengan melakukan serangan di awal babak kedua. Ancaman demi ancaman yang dilakukan oleh Wander Luiz pun belum bisa menjebol gawang Persija. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
  • Ezra Walian: 6

Setidaknya, Ezra Walian masih bermain ngotot. Terlihat pada laga melawan Persija, striker naturalisasi itu ingin melanjutkan tren positifnya di Piala Menpora.

Namun, Ezra tidak punya skill mumpuni untuk mengecoh lini belakang Persija. Ditambah, pergerakan pemain berusia 23 tahun itu selalu mendapatkan pengawalan dari Marc Klok.

  • Wander Luiz: 5,5

Wander Luiz dibuat frustrasi oleh bek berusia 38 tahun, Maman Abdurrahman dan pemain yang berposisi asli sebagai gelandang, Tony Sucipto. Striker asal Brasil itu dibikin bak bomber medioker di tangan keduanya.

Persija kehilangan dua bek utamanya, Otavio Dutra dan Yann Motta ketika melawan Persib. Maman, yang belum pernah bermain di Piala Menpora, dimainkan pelatih Sudirman. Satu slot lagi di jantung pertahanan diberikan kepada Tony Sucipto, pemain gaek multiposisi.

Di atas kertas, Wander Luiz akan mudah bikin lini pertahanan Persija berantakan. Nyatanya malah berkebalikan. Penyerang berusia 29 tahun itu tidak banyak memberikan perlawanan untuk duet Maman dan Tony.

6 dari 6 halaman

Pemain Pengganti

Teranyar, Beckham Putra yang berposisi sebagai gelandang serang itu mencetak umpan (assist) untuk gol Ferdinand Sinaga yang memenangkan Persib Bandung atas Persiraja Banda Aceh. (Foto: Bola.com/M.Iqbal Ichsan)
  • Beckham Putra: 6
  • Esteban Vizcarra: 5
  • Dedi Kusnandar: 6,5
  • Ferdinand Sinaga: 5
  • Bayu Fiqri: -
  • Erwin Ramdani: -