Liga Champions: Pelatih PSG Puji Manchester City dan Pep Guardiola Habis-habisan

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 28 Apr 2021, 06:15 WIB
Mauricio Pochettino memberi tepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan grup B Liga Champions antara Red Star dan Tottenham, di Stadion Rajko Mitic di Beograd, Serbia. Pochettino menggantikan Thomas Tuchel yang baru saja dipecat. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Bola.com, Paris - Neymar dan Mauricio Pochettino berbicara banyak mengenai pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions antara PSG vs Manchester City. Satu pembahasan menarik adalah bagaimana Pochettino memuji habis-habisan Pep Guardiola.

PSG tentu masih penasaran dan ingin mencapai final Liga Champions kedua berturut-turut setelah kekalahan musim lalu dari Bayern Munchen di final. Sementara untuk Pep Guardiola dan Manchester City, mereka memburu penampilan pertama mereka di pentas tertinggi antarklub Eropa.

Advertisement

Menjelang semifinal ini, Mauricio Pochettino bergabung dengan penyerang superstar Neymar, untuk membahas banyak topik seputar permainan. "Ini akan menjadi pertandingan yang ketat, mereka [Manchester City] adalah tim yang hebat untuk dilawan. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit."

Mengenai suasana hati baik secara pribadi maupun di dalam kubu Paris, Neymar menegaskan kembali bahwa timnya akan melakukan segala yang mereka bisa untuk melewati ancaman Manchester City.

"Musim ini, kami kembali ke semifinal - kami telah mengalahkan Bayern Munchen, dan kami akan melakukan segala daya kami untuk mengalahkan Manchester City. Saya merasa sehat, secara psikologis dan mental, dan saya akan melakukan semua yang saya bisa secara profesional hanya untuk memenangkan permainan ini," kata Neymar lagi,

 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 3 halaman

Bersua Pep Guardiola Lagi

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menginstruksikan pemainnya saat melawan Sheffield United pada pertandingan Liga Inggris di Tottenham Hotspur Stadium di London, pada 9 November 2019. PSG mengontrak Pochettino hingga 30 Juni 2022 dengan klausul opsi perpanjang setahun. (AFP/Ian Kington)

Adapun manajer Mauricio Pochettino memilih untuk memuji Pep Guardiola setinggi langit. Ini bukan kali pertama keduanya saling berjumpa sebagai lawan, dan pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa pertemuan nanti tak lebih dari pertandingan sepak bola pada umumnya.

"Bagi saya ini ya sama seperti laga biasanya. Ini bukan soal pribadi. PSG melawan Man City. Ini akan menjadi pertarungan antara dua tim yang sangat bagus, ketika Anda berbicara tentang Guardiola, Anda berbicara tentang salah satu dari pelatih terbaik di dunia, jika bukan yang terbaik," kata Poch.

"Saya mengagumi kariernya, tidak hanya gelar tetapi warisan yang dia bangun dalam sepak bola. Saya adalah seorang pelatih yang mencintai sepak bola, berusaha untuk belajar dan bersaing dan menang. Itulah tujuan dari setiap klub. Ini adalah pertandingan antara dua klub besar," dia melanjutkan.

Pochettino melanjutkan dengan memuji pencapaian dan perjalanan yang dialami di Manchester City di bawah Pep Guardiola, dan menegaskan kembali betapa sulitnya pertandingan Rabu malam nanti.

Mantan bos Tottenham itu berseru, "Dua tim ini memiliki pemain yang luar biasa. Di tim kami sama. Ini akan sulit, sangat kompetitif."

"City melakukan perjalanan fantastis musim ini dan musim sebelumnya bersama Pep. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, berharap kami bisa tampil bagus dan menang. Itulah tujuan seperti biasa dalam sepak bola."

3 dari 3 halaman

Momen Manis

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino (kanan) tertawa bersama pemain Spurs, Son Heung-Min usai menang atas Manchester City pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-26 di Stadion Etihad, Minggu (14/2/2016). (AFP/Paul Ellis)

Pochettino pernah berjaya di Stadion Etihad ketika dia membawa Tottenham Hotspur melewati Manchester City di perempat final pada 2019, tetapi dia tidak tertarik dengan gagasan bahwa pengalaman itu akan berdampak pada pertandingan Rabu malam.

"Tidak ada yang bisa Anda ambil dari dua tahun lalu. Itu adalah permainan, pendekatan, dan tim yang sama sekali berbeda. Kami selalu hidup pada saat ini, kenyataannya sangat berbeda. City hari ini berbeda, dan saya di PSG, tim yang sama sekali berbeda dengan Spurs. . Tidak ada yang bisa diambil dari sana,"

Salah satu pemain yang sedang dalam performa gemilang musim ini adalah Phil Foden, dan Pochettino memuji pemain berusia 20 tahun itu.

"Dia pemain yang fantastis. Kami sangat mengenalnya dari Inggris, dia pemain yang perlu kami awasi. Kami punya ide tapi dia tantangan yang sangat besar."

"Seperti Mahrez, De Bruyne, Sterling, Aguero, Jesus. Itu tim terbaik di dunia, memenangkan Liga Inggris, Carabao Cup. Mereka memiliki pemain hebat dan staf pelatih hebat. Dia sulit dibandingkan dengan Mbappe karena mereka berdua. pemain yang berbeda tetapi dia akan menjadi tantangan besar."

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait