Kembalinya Adam Alis Putra Betawi yang Sempat Menghilang di Timnas Indonesia, Si Jenderal Lapangan Tengah Andalan Shin Tae-yong

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 06 Mei 2021, 08:15 WIB
Adam Alis saat membela Timnas Indonesia. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tengah menghimpun kekuatan di bawah naungan pelatih Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan di Jakarta sejak akhir pekan kemarin. Sebanyak 34 pemain dari berbagai klub telah bergabung.

Skuad Garuda dipersiapan menghadapi lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Tim Merah-putih akan menjalani lanjutan G pada bulan Juni. Shin Tae-yong kembali memanggil pemain-pemain pilihannya, termasuk beberapa penggawa Bhayangkara Solo FC.

Advertisement

Setidaknya ada tiga wakil The Guardians (julukan Bhayangkara Solo FC) dipanggil, yakni Evan Dimas, Adam Alis, dan Dendi Sulistyawan.

Nama yang cukup ditunggu kiprahnya adalah Adam Alis, yang mulai mendapatkan kepercayaan Shin Tae-yong untuk menjadi langganan di Timnas.

Adam pertama kali dipanggil ke Timnas Indonesia pada tahun 2015, tepatnya ketika seleksi Timnas U-23 untuk SEA Games 2015 dan Kualifikasi Piala Asia U-23. Ia dipanggil seleksi tahap tiga oleh pelatih Aji Santoso dan berhasil masuk tim.

Ia mampu membuktikan kapasitasnya sebagai pemain masa depan Indonesia. Adam bahu-membahu bersama Evan Dimas di lini tengah Timnas Indonesia U-23. Sayangnya, kiprah mereka hanya sampai semifinal setelah disingkirkan Thailand.

Tapi, secara umum ia tampil apik sebagai gelandang jangkar penyeimbang lini tengah Timnas Indonesia U-23.

Video

2 dari 3 halaman

Mentereng di Klub

Gelandang Bhayangkara Solo FC, Adam Alis (kiri) berduel udara dengan striker Persija Jakarta, Marko Simic dalam laga matchday ke-3 Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kariernya di level klub jelas lebih mentereng. Adam Alis lama berseragam Bhayangkara FC, yakni sejak musim 2018. Jika merunut beberapa tahun ke belakang, pria berusia 27 tahun tersebut sudah punya jam terbang di sejumlah klub besar tanah air.

Jebolan Persija Jakarta junior ini menimba ilmu di Perserang Serang, Martapura FC, hingga kembali ke Persija.

Lantas pemain asli Betawi ini sempat mencicipi pengalaman bermain di Liga Bahrain bersama East Riffa, sebelum kembali ke Indonesia bergabung dengan Barito Putera, Arema, dan Sriwijaya FC.

Adam Alis lalu menjadi andalan Bhayangkara FC. Ia tampil konsisten sepanjang Shopee Liga 1 2019 dan di ajang Piala Menpora 2021.

Satu tempat di gelandang tengah, dipastikan menjadi miliknya. Ia dikenal memiliki kemampuan daya jelajah tinggi, fisik yang prima, dan determinasi saat membangun serangan maupun membantu pertahanan.

3 dari 3 halaman

Siap Buktikan Diri

Timnas Indonesia - Marc Klok, Adam Alis, Pratama Arhan, Shin Tae-yong (Bola.com/Adreanus Titus)

Karena kemampuan dan kualitasnya itulah, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kepincut. Adam Alis dijajal kembali saat Timnas Indonesia melakoni uji coba setelah sepak bola vakum akibat pandemi COVID-19 bulan Maret lalu.

Timnas Indonesia menjajal klub Persikabo 1973 dan Bali United dalam dua uji coba di Jakarta. Adam Alis sangat diandalkan dalam uji coba untuk memperkuat barisan tengah bersama Hanif Sjahbandi.

"Syukur Alhamdulillah bisa kembali dipercaya oleh coach (Shin Tae-yong) lagi sampai saat ini. Saya bertekad harus dapat maksimal karena sudah mendapatkan kepercayaan dari coach," beber Adam Alis seperti dikutip dari situs resmi klub Bhayangkara Solo FC.

Kembali dipanggil ke skuat Garuda, Adam Alis sudah mempersiapkan diri terutama dengan ciri khas Shin Tae-yong, yakni permaian dengan disiplin tinggi yang ditunjang fisik yang prima.

"Tentunya harus punya kondisi fisik yang maksimal. Ini yang harus dipersiapkan," tegas Adam Alis.

Berita Terkait