Liga Spanyol: Joan Laporta Bocorkan Alasan Lionel Messi Belum Perpanjang Kontrak di Barcelona

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 01 Jul 2021, 16:45 WIB
Barcelona - Lionel Messi 2 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Barcelona - Lionel Messi resmi berstatus bebas transfer pada Kamis (1/7/2021), atau 7.504 hari setelah meneken kontrak pertamanya di Camp Nou. 

Lionel Messi dan Barca telah bernegosiasi cukup lama. Tetap, kesepakatan belum tercapai, padahal kontraknya resmi berakhir pada 30 Juni 2021.  

Advertisement

Dengan situasi ini, Messi berstatus bebas. Pemain asal Argentina itu bisa bebas pergi ke klub mana pun secara gratis.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, buka-bukaan tentang alasan mengapa Messi belum memperpanjang kontraknya. Dia mengklaim pada dasarnya ingin Messi bertahan, begitu juga sang pemain. Namun, kesepakatan terhambat karena masalah keuangan terkait aturan Financial Fair Play. 

"Kami ingin dia bertahan dan Leo juga ingn bertahan. Semuanya berjalan dengan baik. Tapi kami punya masalah dengan Financial Fair. Kami sedang dalam proses untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua pihak," kata Laporta, seperti dikutip Marca.  

"Saya ingin mengumumkan bahwa Lionel Messi bertahan, tapi untuk saat ini saya belum bisa mengatakannya, karena kami dalam proses menemukan solusi terbaik bagi kedua pihak," imbuh Laporta. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Kondisi Keuangan Klub Sulit

Penyerang Barcelona, Lionel Messi melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Getafe pada pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Jumat (23/4/2021). Messi mencetak dua gol dan mengantar Barcelona menang telak atas Getafe 5-2. (AP Photo/Joan Monfort)

Laporta juga menyinggung proyek Liga Super Eropa yang gagal. Dia mengatakan sepak bola mengalami situasi ekonomi yang sangat sulit, sehingga melahirkan ide tersebut. 

"Tak ada uang di pasaran. Anda harus mengubah segala hal, itulah mengapa proyek itu lahir," ujar Laporta kepada El Transistor.

Kondisi finansial Barcelona tidak mendukung untuk negosiasi kontrak bernilai tinggi. Bahkan, klub Catalan itu semestinya memangkas lagi gaji-gaji pemainnya untuk menyeimbangkan keuangan klub. 

Telah terungkap klub raksasa La Liga itu memiliki utang sebesar 1,2 miliar euro, yang membuat segalanya menjadi sulit ketika harus menegosiasikan kontrak baru dan mendapatkan pemain anyar.

Sumber: Marca 

 

Berita Terkait