3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Moderna untuk Tenaga Kesehatan Tiba Besok

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 10 Jul 2021, 14:25 WIB
Pekerja menyiapkan box berisi vaksin Moderna COVID-19 untuk dikirim di pusat distribusi McKesson di Olive Branch, Mississippi, AS, Minggu (20/12/2020). Selama seminggu, Pemerintah federal berencana mendistribusikan total 7,9 juta dosis vaksin dari Moderna dan Pfizer Inc (AP Photo/Paul Sancya, Pool)

Bola.com, Jakarta - Indonesia akan kedatangan 3 juta dosis vaksin COVID-19 Moderna pada Minggu (11/7/2021). Vaksin ini akan digunakan pada suntikan ketiga untuk tenaga kesehatan.

"Kita akan mendapatkan kiriman tiga juga dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat yang dikirim melalui fasilitas Covax," kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi.

Advertisement

Pemberian dosis ketiga untuk tenaga medis di Indonesia dijadwalkan mulai dilakukan pekan depan. Pemerintah berharap, pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 bisa menambah kekebalan tenaga kesehatan di Indonesia.

Hal itu dirasa perlu mengingat angka penyebaran COVID-19 di Indonesia mengalami lonjakan dalam beberapa hari terakhir. Apalagi terdapat mutasi jenis virus ke varian baru yang lebih berbahaya dan cepat menyebar.

Indonesia sebelumnya juga mendapatkan bantuan vaksin COVID-19 dari Jepang dan Australia. Vaksin COVID-19 yang datang berjenis AstraZeneca dan bakal digunakan untuk program vaksinasi nasional.

Selain itu, Indonesia juga mendapatkan 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Belanda. Selain vaksin, Indonesia dan Belanda juga menjajaki kemungkinan kerja sama serupa untuk obat-obatan terapeutik.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Manjur untuk Beberapa Varian

Dalam perpanjangan kerja sama yang dilakukan pada Jumat (4/12/2020), Moderna Inc sepakat menambah 4 juta dosis vaksin COVID-19 untuk Israel.(AFP/Joel Saget)

Pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 ini akan diikuti oleh 1,47 juta tenaga kesehatan. Penggunaan vaksin jenis Moderna dilakukan karena ketangguhannya dalam melawan sejumlah varian baru.

Vaksin COVID-19 Moderna sudah masuk daftar penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut BPOM, vaksin ini disebut manjur untuk melawan mutasi dari virus COVID-19.

Vaksin Moderna diklaim mampu melawan varian B117 Alpha, B1351 Beta, dan P1 Gamma. Adapun untuk varian B1617 Delta masih belum ada laporan terkini.