Piala Sudirman 2021: Anthony Ginting Buka-bukaan Biang Keladi Kekalahan dari Pemain Malaysia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 02 Okt 2021, 00:30 WIB
Atlet bulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting saat tampil melawan wakil Malaysia di ajang Piala Sudirman 2021 yang berlangsung di Finlandia, Jumat (1/10/2021). (Badminton Photo/Raphael Sachetat)

Bola.com, Vantaaa - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal menyumbang poin pada perempat final Piala Sudirman 2021 setelah takluk dari pemain Malaysia, Lee Zii Jia. Ginting mengaku terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri. 

Dalam pertandingan antara Indonesia lawan Malaysia yang berlangsung di Vantaa, Finlandia, Jumat (1/10/2021) malam waktu setempat, Ginting gagal membendung permainan agresif Lee Zii Jia. Lewat pertarungan seru, wakil Indonesia ini kalah 11-21, 16-21 dalam durasi 44 menit.

Advertisement

"Saya sudah mencoba melakukan yang terbaik. Hanya banyak melakukan kesalahan sendiri. Pada gim pembuka saya coba menyerang, tetapi pertahanan lawan sangat solid dan akhirnya rencana serangan saya tidak berjalan baik," tutur Ginting selepas laga, melalui rilis dari PBSI yang diterima Bola.com

Ginting sejatinya bermain lebih baik dibanding ketika dikalahkan Anders Antonsen saat Skuad Merah-Putih menghadapi Denmark di perandingan terakhir penyisihan Grup C. Kali ini Ginting bermain jauh lebih rapi.

Sayang memang, membuka laga di Energia Areena, Anthony Sinisuka Ginting kurang langsung in. Banyak tertekan dan serangannya tidak keluar. Ginting pun kalah 11-21.

 

2 dari 2 halaman

Sering Kecolongan

Atlet bulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting saat tampil melawan wakil Malaysia di ajang Piala Sudirman 2021 yang berlangsung di Finlandia, Jumat (1/10/2021). (Badminton Photo/Raphael Sachetat)

Di awal gim kedua, Ginting tidak gampang mati. Dia juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Ginting terlihat lebih ulet. Strategi dan permainan yang dikembangkan bisa berjalan sesuai rencana.

Setelah memimpin dan disamakan di angka 9-9, Ginting bermain lebih baik. Dia memimpin 10-9, sebelum disamakan lagi sang juara All England 2021 menjadi 10-10. Pukulan kedutan membuat pengembalian Lee nyangkut dan Ginting menutup interval gim kedua dengan 11-10.

Tapi setelah itu, gantian Lee yang memegang kendali dan unggul 15-11 atas Ginting. Ginting sempat menambah dua angka, namun smes Lee membuat skor berubah menjadi 13-17. Pemain Malaysia ini terus memimpin hingga 20-16. Smash di sisi kanan yang gagal ditangkis Ginting, Lee pun memenangi gim kedua dengan 21-16.

"Saya masih sering kecolongan saat adu reli-reli pukulan. Meskipun begitu, dari segi permainan sebenarnya saya bisa melawan, meski akhirnya kalah. Penampilan saya juga lebih baik dibanding saat melawan Antonsen lalu," tutur Ginting.