Liga Inggris: Andalkan 3 Bek Tangguh, Ini Prakiraan Formasi Manchester United Bersama Antonio Conte

oleh Rizki Hidayat diperbarui 26 Okt 2021, 14:30 WIB
Antonio Conte - Reputasi pria Italia ini sebagai pelatih bermental juara sudah tidak perlu diragukan lagi. Tangan dinginnya sukses membawa Juventus, Chelsea hingga Inter Milan menjadi kampiun di liganya masing-masing. (AFP/Vincenzo Pinto)

Bola.com, Jakarta - Manchester United santer disebut bakal segera memecat Ole Gunnar Solskjaer dari jabatan manajer. Antonio Conte dikabarkan menjadi calon terkuat untuk menggantikan peran Solskjaer.

Dalam sebulan terakhir, gosip pemecatan Ole Gunnar Solskjaer memang ramai diperbincangkan. Setelah Manchester United meraih sejumlah hasil buruk di berbagai kompetisi.

Advertisement

Spekulasi itu kian menguat setelah pertandingan melawan Liverpool pada pekan kesembilan Premier League, Minggu (24/10/2021) malam WIB. Pada laga itu, MU harus tumbang di tangan sang rival bebuyutan dengan skor telak 0-5.

Manchester United mulai dikaitkan dengan beberapa manajer top. Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, mengklaim ada banyak manajer yang tertarik untuk menjadi juru taktik MU, salah satunya Antonio Conte.

Conte memang memiliki CV yang mentereng. Dia terbukti menjadikan tim yang diasuh berhasil meraih trofi juara, seperti di Juventus, Chelsea, dan Inter Milan.

Sepanjang kariernya, Antonio Conte dikenal sebagai manajer yang menganut skema tiga bek. Lantas bagaimana jadinya starting XI Manchester United jika diasuh pelatih asal Italia itu? Berikut ini ulasannya dengan formas 3-4-1-2.

 

2 dari 13 halaman

Kiper: David De Gea

Penjaga gawang Manchester United David de Gea saat menghadapi Atalanta pada matchday ketiga Grup F Liga Champions di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis, 21 Oktober 2021. (AP Photo/Dave Thompson)

Untuk posisi penjaga gawang, David De Gea masih menjadi pilihan utama Conte.

Kiper Timnas Spanyol itu sudah kembali ke performa terbaiknya dan punya rekam jejak yang bagus sebagai kiper utama Manchester United. Jadi Conte tidak akan berpikir dua kali untuk memaksimalkan perannya.

3 dari 13 halaman

Bek Tengah: Harry Maguire

Harry Maguire Vs Mohamed Salah dalam duel Manchester United kontra Liverpool di Old Trafford, Minggu (25/10/2021). Dalam pekan ke-9 Liga Inggris 2021/2022, Liverpool menang 5-0. (AFP/Oli Scarf)

Bek tengah pertama yang kemungkinan besar diturunkan di skema tiga bek Antonio Conte adalah Harry Maguire.

Maguire bisa dikatakan bek tengah terbaik The Red Devils dalam tiga tahun terakhir. Dia punya kemampuan di atas rata-rata dan punya jiwa kepemimpinan yang baik.

Dengan arahan yang tepat dari Conte, Maguire bisa membuktikan jika dirinya layak menyandang gelar bek tengah termahal di dunia.

 

4 dari 13 halaman

Bek Tengah: Raphael Varane

Raphael Varane mampu tampil cukup impresif pada awal penampilannya bersama MU. Ia bahkan mampu membuat satu assits di laga debutnya. Selain itu, Varane juga mampu melepaskan delapan tekel, tiga intersep, 18 sapuan, dan memenangkan 67% duel udara dari lima pertandingan. (AFP/Oli Scarff)

Untuk menemani Maguire, sosok Raphael Varane akan dipilih menjadi bek tengah kedua di skema tiga bek Conte.

Punya kecepatan dan visi bermain yang bagus menjadikan Varane mampu mengcover titik-titik lemah Maguire. Apalagi, Harry Maguire adalah tipikal bek yang senang maju membantu serangan.

5 dari 13 halaman

Bek Tengah: Eric Bailly

Eric Bailly. Akibat sering dilanda cedera, perlahan ia mulai tergusur dari skuat utama Mancester United sejak musim lalu. Situasi menjadi lebih rumit usai kedatangan Raphael Varane. Dengan harga hanya 10 juta euro, Newcastle United diyakini akan bergerak cepat menariknya. (AFP/Pool/Adam Warzawa)

Untuk melengkapi skema tiga bek Conte, maka Eric Bailly kemungkinan besar akan mengisi slot itu.

Ada alasan mengapa Bailly yang dipilih ketimbang Lindelof. Yang pertama karena sang bek memiliki karakteristik bek-bek agresif yang berbeda dari Varane dan Maguire.

Selain itu Bailly juga kuat dalam duel-duel darat maupun udara, dan dia tidak sering maju. Jadi Bailly bisa jadi pertahanan terakhir MU sebelum De Gea.

 

6 dari 13 halaman

Wing-back Kiri: Luke Shaw

Luke Shaw - Pada laga kala ini Shaw beberapa kali terlibat dalam membangun serangan Manchester United. Namun sayang di sisi lain ia juga benar-benar dibuat kerepotan oleh barisan penyerang Leicester City sehingga harus menyerah dengan skor 4-2. (AFP/Paul Ellis)

Untuk pos wing-back kiri kemungkinan besar masih akan jadi milik Luke Shaw.

Sang pemain saat ini jauh lebih konsisten daripada Alex Telles. Meski performanya sejak awal musim ini masih kurang oke.

Namun, Telles juga bisa jadi opsi yang bagus, karena di Porto lebih banyak diposisikan sebagai wing-back sehingga bisa jadi opsi yang bagus di skema ini.

 

7 dari 13 halaman

Wing-back Kanan: Aaron Wan-Bissaka

Aaron Wan-Bissaka memiliki kemampuan yang baik saat bertahan, dengan mencatat 79% tekel sukses, 11 intersep, bahkan mampu mengemas sembilan gol. Namun dari sisi ofensif, Wan-Bissaka hanya mampu menorehkan 31% umpan silang yang menemui sasaran. (AFP/Paul Ellis)

Seperti Shaw, posisi Aaron Wan-Bissaka kemungkinan besar masih belum tergusur di skema tiga bek Antonio Conte.

Conte adalah tipikal manajer yang ingin timnya bertahan dengan solid. Jadi memilih Wan-Bissaka yang punya kemampuan tekel di atas rata-rata adalah opsi yang masuk akal.

Mungkin nantinya Conte akan memoles kemampuan Wan-Bissaka agar tidak hanya tangguh bertahan, tetapi juga lebih berbahaya saat membantu serangan.

 

8 dari 13 halaman

Gelandang Bertahan - Fred

Pesta gol Manchester United ditutup oleh Fred di menit ke-68. Ia sukses mengkonversi umpan silang mendatar dari Paul Pogba menjadi gol kelima Setan Merah. Pogba pun sukses membuat assist keempatnya atas gol Fred. Manchester United 5, Leeds United 1. (Foto: AP/Jon Super)

Untuk posisi gelandang bertahan kemungkinan akan diserahkan kepada sosok Fred. Sebenarnya, Fred bukan kandidat yang ideal, karena sejauh ini belum tampil konsisten di posisi tersebut.

Namun, jika dibandingkan dengan Scott McTominay, Fred lebih disiplin dalam membantu pertahanan. Dia juga punya kemampuan merebut bola yang cukup baik sehingga bisa jadi opsi yang bagus sebelum MU membeli gelandang bertahan top.

 

9 dari 13 halaman

Gelandang Tengah: Paul Pogba

Paul Pogba. Mendapatkan poin 3. Dimasukkan di awal babak kedua untuk memperkuat lini tengah Manchester United. Nyatanya ia malah diusir wasit 14 menit kemudian usai pelanggaran keras terhadap Naby Keita. Ia juga menjadi penyebab awal lahirnya gol ke-5 Liverpool. (AP/Rui Vieira)

Untuk menemani Fred di lini tengah, Conte kemungkinan akan memasang Paul Pogba di posisi ini.

Saat masih di Juventus, Pogba merupakan pemain kesayangan Conte. Di Juventus, dia dimainkan dalam skema tiga gelandang sehingga bisa bebas untuk maju.

Namun karena permainannya yang semakin matang, Pogba bisa diberi tanggung jawab lebih untuk bermain di tengah, seperti ketika diduetkan dengan N'Golo Kante di lini tengah Timnas Prancis.

 

10 dari 13 halaman

Gelandang Serang: Bruno Fernandes

Bruno Fernandes - Gelandang enerjik ini menjadi idola baru fans Setan Merah sejak didatangkan dari Sporting CP pada Januari 2020 dengan biaya 63 juta euro. Pemain andalan Ole Gunnar Solskjaer ini telah membukukan 44 gol dan 31 assist dari 92 penampilan untuk Setan Merah. (AP/Rui Vieira)

Kehadiran Bruno Fernandes tidak akan disia-siakan oleh Conte.

Jika Fernandes biasanya dimainkan sejajar dengan dua winger, dia kemungkinan besar akan diplot tampil di belakang dua striker untuk memaksimalkan perannya sebagai playmaker.

 

11 dari 13 halaman

Penyerang: Marcus Rashford

Pemain Manchester United Marcus Rashford dan Fred merayakan golnya ke gawang Atalanta pada matchday ketiga Grup F Liga Champions di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis, 21 Oktober 2021. (AP Photo /Dave Thompson)

Melihat stok pemain yang dimiliki MU, Conte kemungkinan akan memasang dua striker yang bisa bermain melebar. Untuk slot pertama akan dimiliki oleh Marcus Rashford.

Rashford memiliki segala yang dibutuhkan untuk tugas ini. Dia punya kecepatan dan ketajaman, serta piawai melakukan cutting inside. Jadi Rashford bisa jadi opsi yang menarik.

12 dari 13 halaman

Penyerang: Cristiano Ronaldo

Akan tetapi, mental pemenang dan kaya pengalaman membuat Manchester United mampu membalikkan kedudukan. Marcus Rashford dan Harry Maguire berhasil mencetak gol yang membuat skor menjadi imbang 2-2. (Martin Rickett/PA via AP)

Slot terakhir dalam skema tiga bek Conte akan jadi milik Cristiano Ronaldo.

Mengapa Ronaldo? Rasanya tidak perlu kita jelaskan lagi. Insting predator sang pemain diyakini bisa dimaksimalkan oleh sang manajer dengan skema ini.

Edinson Cavani bisa jadi opsi yang menarik, karena Cavani tipikal striker yang bisa menahan bola dan membuka ruang. Sehingga cocok dikombinasikan dengan striker berkecepatan tinggi seperti Rashford.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi/Published: 26/10/2021)

13 dari 13 halaman

Yuk Tengok Posisi Manchester United di Bawah Ini:

Berita Terkait