Xavi Hernandez Patut Waswas, 5 Legenda Ini Ditendang saat Melatih Mantan Klubnya

oleh Rizki Hidayat diperbarui 02 Nov 2021, 10:45 WIB
Barcelona - Frank Lampard, Xavi, Andrea Pirlo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Setelah memecat Ronald Koeman, Barcelona kini sedang mencari pelatih baru. Sejumlah nama-nama tenar muncul kepermukaan untuk menggantikan peran Koeman di kursi pelatih Barca.

Teranyar, legenda Los Cules, Xavi Hernandez, menjadi sosok yang paling dekat dengan kursi kepelatihan Barcelona. Dia sangat diidam-idamkan petinggi El Barca.

Advertisement

Barcelona kabarnya sudah mencapai kesepakatan personal dengan Xavi. Pelatih Al Sadd tersebut diperkirakan akan mendarat di Camp Nou dalam waktu dekat.

Xavi sebelumnya merupakan gelandang andalan Barcelona selama lebih dari satu dekade. Pelatih berusia 41 tahun tersebut mencatatkan 767 penampilan dengan mencetak 85 gol dan 185 assist bersama Barca.

Tugas berat bakal menanti Xavi Hernandez di Barcelona. Sebagai legenda, melatih mantan klub sepertinya bakal terlihat mudah lantaran sudah tahu latar belakangnya.

Namun, beberapa legenda terbukti gagal dan pada akhirnya dipecat. Oleh karena itu, hal tersebut bisa menjadi pelajaran buat Xavi Hernandez. Berikut ini adalah lima legenda yang dipecat saat melatih mantan timnya.

 

2 dari 6 halaman

Clarence Seedorf

Clarence Seedorf merupakan pelatih AC Milan sebelum diganti Filippo Inzaghi. Seedorf sendiri merupakan mantan pemain Rossoneri yang sukses mempersembahkan gelar Liga Italia dan Liga Champions selama 10 musimnya di Giuseppe Meazza. (AFP/Marco Bertorello)

Clarence Seedorf punya karier yang sangat gemilang saat bermain bersama AC Milan. Dia berhasil memenangkan dua Serie A dan dua Liga Champions selama 10 musim membela Rossoneri.

Seedorf diangkat sebagai pelatih Milan di awal tahun 2014 untuk menggantikan Massimiliano Allegri yang dipecat. Namun, kariernya sebagai pelatih Rossoneri tak bertahan lama.

Masa jabatan Seedorf sebagai pelatih Milan hanya berlangsung selama empat bulan. Karna gagal meloloskan Milan ke Eropa, dia pun kehilangan jabatannya.

 

3 dari 6 halaman

Filippo Inzaghi

Filippo Inzaghi merupakan mantan pemain AC Milan yang dipercaya menjadi pelatih untuk menggantikan Clarence Seedorf. Salah satu mantan striker terbaik Rossoneri tersebut sayangnya harus dipecat pada akhir musim setelah AC Milan hanya mampu finis di urutan kesepuluh. (AFP/Marco Bertorello)

Filippo Inzaghi adalah orang yang menggantikan Clarence Seedorf di AC Milan. Inzaghi sebelumnya merupakan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Rossoneri.

Sebagai pemain, Inzaghi berhasil meraih banyak gelar selama mengenakan seragam Milan. Namun, kariernya sebagai pelatih Rossoneri tidak semengkilap saat dia masih menjadi pemain.

Di bawah asuhan Inzaghi, Rossoneri hanya mampu finis di peringkat 10 pada ajang Serie A 2014/2015. Hal itulah yang membuat dirinya dipecat pada akhir musim.

 

4 dari 6 halaman

Frank Lampard

Frank Lampard merupakan mantan pemain Chelsea yang sukses memberikan 13 gelar selama 13 tahun berkarier di Stamford. Lampard mendapat kesempatan untuk melatih The Blues pada 2019 lalu. Ia akhirnya dipecat pada musim keduanya setelah mengalami penampilan yang buruk. (AFP/Pool/Richard Heathcote)

Frank Lampard merupakan legenda Chelsea. Dia bermain untuk The Blues selama 13 tahun dan berhasil memenangkan 13 gelar termasuk tiga Premier League dan satu Liga Champions.

Setelah menangani Derby County, Lampard mendapat kesempatan untuk melatih Chelsea pada tahun 2019. Pada musim pertamanya, The Blues mampu finis di posisi empat besar pada ajang Premier League.

Namun, Chelsea terseok-seok pada musim kedua Lampard di Stamford Bridge. Lampard akhirnya dipecat pada tengah musim dan digantikan Tomas Tuchel.

 

5 dari 6 halaman

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo mengawali karier kepelatihan langsung di mantan klubnya, Juventus. Sebenarnya prestasi Pirlo tidak terlalu buruk mengingat pengalaman pertamanya. Namun, Pirlo akhirnya tetap dipecat pada akhir musim. (AFP/Pool/Alberto Lingria)

Andrea Pirlo diangkat menjadi pelatih Juventus pada musim lalu. Itu adalah pengalaman pertama Pirlo terjun di dunia kepelatihan.

Prestasi Pirlo bersama Juventus sebenarnya tidak buruk. Dia tercatat menghadirkan dua trofi yakni gelar Piala Super Italia dan Coppa Italia.

Namun, itu dirasa belum cukup karena Juventus gagal total di Serie A dan Liga Champions. Pirlo akhirnya dipecat Juventus pada akhir musim.

 

6 dari 6 halaman

Ronald Koeman

Barcelona akhirnya resmi memecat Ronald Koeman pada Kamis (28/10/2021) pagi WIB. Keputusan Barca untuk mendepak Koeman tak lepas dari hasil minor yang didapat pada musim ini. (AP Photo/Manu Fernandez)

Ronald Koeman bermain di bawah asuhan Johan Cruyff di Barcelona. Dia dikenal sebagai pencetak gol kemenangan El Barca di final Piala Eropa melawan Sampdoria di Wembley pada 1992.

Koeman kembali ke Camp Nou sebagai juru taktik Barcelona pada 2020. Meski penampilan Barcelona tidak istimewa, dia berhasil memenangkan Copa del Rey pada musim pertamanya.

Namun, Koeman gagal mendongkrak performa Barcelona pada musim ini. Alhasil, pria asal Belanda tersebut harus angkat kaki dari klub lebih cepat.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 29/10/2021)

Berita Terkait