Cakupan Vaksinasi Penting untuk Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

oleh Faozan Tri Nugroho diperbarui 17 Nov 2021, 22:40 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers perkembangan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta pada Selasa, 15 Juni 2021. (Tim Komunikasi Satgas COVID-19/Damar)

Bola.com, Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengatakan cakupan vaksinasi sangat penting sebagai modal menghadapi lonjakan kasus.

Pemberian vaksin penting untuk dilakukan, kendati laju vaksinasi mengalami penurunan selama tujuh minggu terakhir. Cakupan vaksin penting sebagai modal menghadapi lonjakan kasus dan harus diupayakan tercapai sebelum lonjakan ketiga.

Advertisement

"Cakupan vaksin penting sebagai modal menghadapi lonjakan kasus yang mulai terjadi, dan harus diupayakan tercapai sebelum terjadinya lonjakan ketiga," ujar Wiku saat konferensi pers virtual, Selasa (15/11/2021), yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Wiku meminta kepada masyarakat untuk tidak memilih-milih merek vaksin yang digunakan. Menurutnya, semua jenis vaksin yang masuk dan beredar di Indonesia sudah dipastikan keamanan kualitas dan efektivitasnya.

Hal tersebut dibuktikan berdasarkan uji kelayakan yang dilakukan Badan POM dan pemantauan instansi serta organisasi profesi terkait.

Selain vaksinasi, upaya terbaik lain untuk mencegah COVID-19 ialah dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan. Kini, protokol kesehatan menjadi hal yang wajib ditaati setiap orang dan tak boleh lengah.

Adapun protokol kesehatan 5M yang utama selama pandemi COVID-19, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktivitas yang dilakukan.