Jadi Runner-up Indonesia Open 2021, Greysia / Apriyani Legowo Kalah di Final

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 28 Nov 2021, 17:30 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menerima hadiah secara simbolis setelah menjadi runner-up sektor ganda putri Indonesia Open 2021, Minggu (28/11/2021). (Dok. PBSI)

Bola.com, Bali - Perjalanan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, untuk menjadi juara Indonesia Open 2021 terhenti di laga puncak. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu harus puas hanya menjadi runner-up Indonesia Open 2021 setelah kalah dari pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, pada laga final, Minggu (28/11/2021).

Greysia Polii/Apriyani Rahayu langsung kalah dua gim langsung dari pasangan Jepang itu dengan skor identik 19-21 dan 19-21 dalam tempo 1 jam 4 menit di Nusa Dua, Bali. Meski gagal menjadi juara di Indonesia Open 2021 ini, Greysia/Apriyani mendapatkan hadiah sebesar USD 29.750.

Advertisement

Meski gagal menjadi juara, Greysia Polii tak merasa kecewa. Menurutnya, gelar juara adalah bonus dari perjuangan yang dilakukannya bersama Apriyani.

"Saya sudah legowo menerima kekalahan ini. Kalau pun bisa menang di sini, itu adalah bonus untuk saya," ungkap Greysia setelah laga final

Greysia/Apriyani tampil luar biasa dengan berusaha mencari celah untuk mendapatkan poin demi poin dan keluar dari tekanan reli panjang yang melelahkan melawan pasangan putri Jepang.

"Mereka jarang melakukan kesalahan sendiri dan bermain konsisten. Kami sudah mencari kelemahan mereka, mencoba untuk membuka pertahanan dengan menyerang, tapi pemain Jepang pantang menyerah, telaten, dan tahan bermain reli panjang," lanjut Apriyani memuji Matsuyama/Shida yang berhasil menjadi juara Indonesia Open 2021.

 
2 dari 3 halaman

Mewaspadai Kemungkinan Cedera

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menjadi runner-up sektor ganda putri Indonesia Open 2021, Minggu (28/11/2021). (Dok. PBSI)

Greysia Polii mengaku senang bisa melewati pekan pertandingan di Indonesia Open 2021 dengan baik. Pasalnya, kelelahan dan cedera bisa menghantui para pebulutangkis yang kini tengah melewati tiga turnamen sekaligus di Bali, mulai dari Indonesia Masters 2021, Indonesia Open 2021, dan BWF World Tour Finals 2021.

Bagi Greysia Polii, bukan kekalahan yang membuatnya khawatir, melainkan cedera yang bisa saja mengganggu performa untuk menatap turnamen-turnamen selanjutnya.

"Sebagai atlet, bukan lagi soal menang atau kalah yang dipikirkan, tapi bagaimana bisa bertanding tanpa cedera. Kecewa karena kalah bukan masalah, asal bisa tampil maksimal dalam setiap pertandingan," ujar Greysia.

3 dari 3 halaman

Refreshing Sebelum BWF World Tour Finals

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menjadi runner-up sektor ganda putri Indonesia Open 2021, Minggu (28/11/2021). (Dok. PBSI)

Setelah melewati Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021 yang merupakan dua turnamen pertama dalam rangkaian Indonesia Badminton Festival 2021, kini para pebulutangkis yang berada di Bali akan menatap BWF World Tour Finals 2021 yang akan dimulai pada Rabu (1/12/2021).

Namun, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memilih untuk melepaskan tekanan terlebih dulu dan tidak ingin terburu-buru memikirkan turnamen selanjutnya itu.

"Masih ada beberapa hari lagi. Kami mau beristirahat dulu sejenak, agar bisa tampil lagi di World Tour Finals," tegas Apriyani.

"Kami belajar dari pertandingan hari ini untuk turnamen tersebut. Mental dan fisik harus siap maksimal," lanjut Greysia.